Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak 133 Barang Tertinggal di Stasiun Senilai Rp 129 Juta selama Masa Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 3 April 2026 | 19:52 WIB
RAMAI: Penumpang KA di Stasiun Tugu Jogja saat masa angkutan Lebaran 2026. (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)
RAMAI: Penumpang KA di Stasiun Tugu Jogja saat masa angkutan Lebaran 2026. (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)

JOGJA – Sebanyak 133 barang milik penumpang tertinggal di Stasiun Wilayah Daop 6 Jogja selama masa angkutan Lebaran 2026.

Nilai taksiran dari seluruh barang mencapai Rp 129 juta.

Manager Humas KAI Daop 6 Jogja Feni Novida Saragih mengatakan, masa angkutan Lebaran berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.

Baca Juga: Harga Plastik di Gunungkidul Menukik Tajam, Badan Pangan Nasional Sebut Bahan Baku di Indonesia Terbatas|: Pelaku UMKM Pertimbangkan Alternatif Kemasan Nonplastik

Rincian temuan barang terbagi menjadi enam item.

"Barang biasa sebanyak 77 item, serta barang berharga sebanyak 50 item," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).

Temuan terbanyak ada di Stasiun Jogja sejumlah 62 barang. Kemudian di Stasiun Lempuyangan 23 barang, dan Solo Balapan 51 barang.

"Tiga stasiun itu menjadi titik mobilitas penumpang paling tinggi selama periode angkutan Lebaran di Daop 6 Jogja," bebernya.

Baca Juga: Dua Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Setrojenar sejak Kamis, Pencarian Masih Terus Dilakukan

KAI mempunyai sistem Lost & Found untuk memudahkan dalam pencarian barang penumpang yang tertinggal.

Sistem tersebut tetap berjalan dengan baik dan tidak terpengaruh walaupun pergerakan penumpang tinggi.

"Ini untuk upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang KA," ucapnya.

Sistem tersebut dikelola dengan prosedur di mana setiap barang yang ditemukan akan didata, diamankan, dan diupayakan untuk segera dikembalikan kepada pemiliknya.

Baca Juga: Jembatan Jonge Ambrol, Akses Vital Warga Lumpuh: Jalur Utama Semanu-Pantai Selatan, Mobilitas Dialihkan ke Jalur Alternatif

Begitu ada laporan barang tertinggal masuk, mekanisme pengembalian akan diproses melalui prosedur yang transparan dan akuntabel.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu melakukan pengecekan ulang terhadap barang bawaan pribadi, baik di dalam kereta maupun saat berada di area stasiun," jelasnya.

Barang temuan yang belum diambil, oleh petugas akan disimpan hingga pemilik mengambilnya.

Baca Juga: Pemerintah Efisiensi Anggaran, Abdul Mu'ti : Guru PPPK Tenang, Kemendikdasmen Sudah Punya Solusi

Selama 22 gari masa angkutan Lebaran, jumlah penumpang kereta di Daop 6 Jogjamencapai 1.233.241.

Angka tersebut terdiri dari kumulatif volume keberangkatan sebanyak 602.079 penumpang dan kumulatif kedatangan mencapai 631.162 penumpang.

"Jumlah ini naik signifikan dibanding tahun lalu pada periode yang sama," ujarnya.

Baca Juga: Membuka Tabir Gunung Slamet: Sejarah, Letusan, dan Mitos Ramalan Jayabaya

Pada periode angkutan Lebaran 2025 lalu, jumlah penumpang yang dilayani di Daop 6 Jogja tercatat 1.100.785 penumpang yang terdiri dari 535.788 penumpang berangkat dan 564.997 penumpang datang.

Total kumulatif keberangkatan dan kedatangan tahun ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Daop 6 Jogja #Masa angkutan Lebaran #PT KAI #barang tertinggal di stasiun #Jogja