JOGJA - Gugurnya Praka Farizal Rhomadhon sebagai prajurit TNI yang bertugas di Lebanon Selatan membawa duka bagi sejumlah pihak. Tidak terkecuali Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI).
Ketua Umum AWMI Dewanto P Siregar mengatakan, sosok Praka Farizal merupakan pahlawan kemanusiaan.
Sebab tugas utama pasukan UNIFIL adalah menjaga stabilitas warga sipil di kawasan konflik dan mendukung terciptanya kedamaian.
Dia menyatakan, pihaknya juga akan mendukung upaya investigasi TNI bersama Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) terkait dengan serangan ke prajurit UNIFIL.
Hal tersebut penting untuk memastikan prioritas keamanan prajurit TNI yang bertugas di zona rawan konflik.
“Mereka adalah pahlawan yang berjuang jauh dari tanah air demi kemanusiaan. Pengorbanan mereka akan selalu dikenang dalam sejarah diplomasi pertahanan Indonesia,” ujar Dewanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Awal Tahun, Satpol PP Kota Jogja Sudah Amankan 500 Batang Rokok Ilegal
Sebagaimana diketahui, Praka Fahrizal gugur akibat serangan dari Israel di wilayah Lebanon. Selain prajurit asal Kulon Progo itu, ada prajurit TNI lain yang meninggal dunia. Yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X (HB X) juga turut prihatin atas gugurnya Praka Farizal.
Raja Jogja itu menyadari bahwa resiko bagi prajurit TNI memang selalu menyertai jika bertugas di negara konflik.
Baca Juga: Bentuk 'Sih Katresnan', Sultan HB X Kembalikan Hadiah Hasil Bumi kepada Masyarakat
Namun, HB X berharap Praka Fahrizal merupakan korban terakhir dari warga DIY akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.
“Harapan saya ini yang terakhir, jangan ada korban lagi,” katanya. (inu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita