"Saya sempat kebagian, tapi rebutan," ujar salah seorang pengunjung Malioboro Fergie Hindam saat ditemui di Jalan Malioboro, Kamis (2/4/2026).
Ia mengatakan dapat menu nasi kucing, gorengan dan sate-satean. Ia mendapatkan makanan angkringan di daerah Titik Nol Kilometer. Di sana ada beberapa gerobak yang disiapkan.
Pengumuman dari panitia, makanan bisa diakses mulai jam 16.00, namun belum ada jam 16.00 sudah mulai. Sebab, ada salah satu pengunjung yang mendahului mengambi hingga pengunjung yang lainnya ikut-ikutan.
"Saya datang dari jam 3, ini bebas ambil dan gratis," bebernya.
Awlanya ia tidak mengetahui ada event angkringan gratis. Ia bersama temannya datang ke Jogja dengan niat ingin melihat acara kirab budaya Mangayubagya Yuswa Dalem Ke-80 tahun.
"Tapi ternyata udah selesai, jadi ke sini (Malioboro)," tuturnya.
Penjual Angkringan, Joko mengatakan event angkringan dibuka sebanyak dua sesi. Pertama dimulai jam 16.00 hingga jam 18.00 dan kedua jam 19.00 hingga sehabisnya.
"Sesi satu itu baru setengah jam sudah ludes, saya sendiri aja sampai ga kebagian," ujarnya.
Baca Juga: Belum Pikirkan PHK PPPK, Meski Belanja Pegawai Pemkab Gunungkidul Tembus 32 Persen
"Nanti sesi dua juga disiapkan 100 porsi lagi, tapi kayanya lebih ramai lagi nanti karena ini pengunjungnya juga banyak," paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY Imam Pratanadi menyebut event angkringan gratis sebagai bentuk pesta rakyat. Sebanyak 80 angkringan disebar di sepanjang Jalan Malioboro.
Setiap sesi, disediakan sebanyak 8.000 porsi angkringan gratis. Jadi total 16.000 porsi angkringan disiapkan secara gratis untuk para pengunjung Malioboro.
"Jumlah tersebut masih ditambah dengan sajian tumpeng yang akan dibagikan di sejumlah titik di sepanjang Malioboro. Tumpeng tersebut disiapkan oleh Biro Umum Setprov DIY sebagai bagian dari rangkaian perayaan," jelasnya. (oso)