JOGJA- Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat adanya kenaikan jumlah kunjungan wisatawan periode Lebaran tahun ini sebanyak 1.9 juta wisatawan terpantau mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di kabupaten/kota.
"Tital kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di DIY periode tanggal 14 Maret s.d 29 Maret 2026 sebanyak 1.920.289 kunjungan," ujar Kepala Dinpar DIY Imam Pratanadi saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Detail sebaran wisatawan yakni di destina Kabuapten Bantul sebanyak 144.633 kunjungan, Kulon Progo 100.661, Gunungkidul 421.018, Sleman 472.998 dan tertinggi di Kota Jogja sebanyak 780.981 kunjungan.
"Di Gunungkidul meningkat 20 persen dibanding tahun 2025," bebernya.
Baca Juga: Pemerintah Kota New York Kembali Mengakses Tiktok, Zohran Mamdani Umumkan Kebijakan Baru
Waktu kunjungan tertinggi, lanjutnya, jatuh pada hari Selasa (24/3/2026) dengan total kunjungan sebanyak 285.398 wisatawan. Dua hari lainnya yang juga tinggi kunjungan yakni Senin (23/3/2026) sebanyak 285.398 dan Rabu (25/3/2026) sebanyak 238.970 kunjungan.
"Tren kunjungan wisatawan banyak terjadi setelah merayakan lebaran," imbuhnya.
Menurutnya, capaian jumlah kunjungan momentum Lebaran tahun ini telah melampaui target awal sebesar 1,770 juta pergerakan. Selain itu, kunjungan di tahun ini juga lebih besar dinandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1,6 juta.
"Kenaikan ini menunjukkan bahwa destinasi wisata di DIY masih menjadi pilihan wisatawan di tengah maraknya persaingan destinasi wisata antar daerah dengan semakin mudahnya akses transportasi karena adanya jalan tol," jelasnya.
Destinasi wisata yang menjadi tujuan wisatawan adalah alam, khususnya pantai. Misalnya, kawasan pantai Parangtritis dan Depok di Kabupaten Bantul, pantai Glagah dan Congot di Kabupaten Kulon Progo serta Pantai Baron di Gunung Kidul.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Resmi Tunjuk Roberto De Zerbi Sebagai Nahkoda Baru Gantikan Igor Tudor
"Wisata museum dan candi juga tidak kalah ramai dicari wisatawan," ucapnya.
Ia mengatakan tingkat kunjungan di Lebaran tahun ini relatif merat dan berjalan dengan baik. Keluhan wisatawan juga diklaim minim, terutama terkait masalah parkir dan 'nuthuk' harga yang biasanya dikeluhkan.
"Kami akan mengevaluasi pelaksanaan ini sebagai dasar penyusunan strategi ke depan," katanya.
Langkah yang akan dilakukan untuk menambah jumlah kunjungan wisata yakni penguatan promosi digital. Kemudian pengembangan event berbasis budaya, peningkatan kualitas layanan destinasi, serta kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin