JOGJA – Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM Teras Malioboro akan melakukan investigasi menyeluruh pasca insiden ledakan saluran septictank di Teras Malioboro Beskalan, Senin (30/3). Area sekitar lokasi akan disterilkan dari pedagang dan pengunjung.
Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM Teras Malioboro Wisnu Hermawan mengatakan, polisi telah membuka police line yang sebelumnya terpasang di sekitar lokasi ledakan.
Menurutnya, kepolisian telah menyerahkan kasus itu kepada internal Teras Malioboro. Sebab, korban juga telah menyatakan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.
"Kami diminta untuk segera melakukan oenanganan secara berkelanjutan dan terukur dengan mempertimbangkan kelayakan teknis," paparnya saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).
Audit dan investigasi akan dilakukan oleh pihak internal Teras Malioboro untuk mengetahui perlunya perbaikan struktur kontruksi atau tidak. "Dalam waktu yang tidak lama, minggu-minggu ini bisa segera terselesaikan," ujarnya.
Para pedagang di sekitar lokasi ledakan juga akan direlokasi atau digeser area yang sedikit lebih jauh. Ada sebanyak tiga pedagang yang direlokasi.
Hal itu agar pedagang tetap bisa berjualan dengan aman dan nyaman. "Relokasi di samping-sampingnya yang kosong, digeser saja," bebernya.
Karena ledakan tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur yang masif, maka sejak Selasa aktivitas di Teras Malioboro tetap berjalan seperti biasanya. Namun, ia menegaskan kepada pengunjung dan pedagang agar tidak terlalu dekat dengan lokasi ledakan.
"Kami sterilkan dulu area situ. Luasanya tidak jauh berbeda dengan police line kemarin. Yang penting akses pengunjung masih bisa diakses," jelasnya. (oso/pra)
Editor : Heru Pratomo