Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kondisi Taman Parkir Abu Bakar Ali II, Menara Kopi Jogja, di Momen Lebaran Pertama Pasca Relokasi

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 31 Maret 2026 | 16:08 WIB
Kondisi TKP ABA II yang berlokasi di bekas lahan Menara Kopi, Kotabaru, Jogja pasca Lebaran. (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)
Kondisi TKP ABA II yang berlokasi di bekas lahan Menara Kopi, Kotabaru, Jogja pasca Lebaran. (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)

JOGJA- Warga Abu Bakar Ali (ABA) yang mayoritas berisi juru parkir dan pedagang kaki lima, tahun ini merasakan kali pertama Lebaran di lokasi baru Menara Kopi, Kotabaru, Jogja pasca direlokasi. Meskipun tidak seramai lokasi sebelumnya, geliat perekonimian khususnya melalui parkir kendaraan perlahan mulai dirasakan.

Data jumlah kendaraan yang masuk di TKP Menara Kopi atau ABA II mulai dari Lebaran sampai hari Minggu (29/3) kemarin mencapai 193 bus. Kemudian kendaraan roda empat ada lebih dari 300 unit yang parkir di sana.

"Mulai ada yang parkir itu di hari H Lebaran nasional, kebanyakan saat itu masih mobil pribadi," ujar Pengelola Parkiran ABA II Doni Rulianto saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).

Beberapa hari selanjutnya, kendaraan jenis mulai masuk. Mayoritas penumpang berala dari luar daerah yang membawa rombongan keluarga besar. Agenda piknik keluarga besar di Jogja. Tren kendaraan yang masuk pun mulai berubah yang tadinya banyak mobil pribadi menjadi bus pariwisata.

Baca Juga: HB X Turut Prihatin Warganya Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon: Risiko Itu Ada, Tapi Harapan Saya, Ini yang Terakhir

"Paling tinggi itu di hai Minggu (29/3) kemarin, ada 68 bus dalam sehari yang parkir di tempat kami, pagi 10 bus kemudian sore ada 58," bebernya.

Wisatawan yang datang kebanyakann berasal dari Jawa Timur seperti Surabaya, Nganjuk dan Bojonegoro. Tujuan mereka adalah berwisata ke Malioboro. Menurutnya, sebagian besar pedagang yang berjualan juga ketiban rezeki karena banyak pengunjung mampir. 

"Walaupun belum berjualan semuanya, tapi sudah 50 persen yang berjualan setelah puasa," tuturnya. 

Jika dibandingkan di lokasi sebelumnya, lanjutnya, jumlah kendaraan yang masuk masih lebih sedikit. Namun, ia menganggap itu hal yang wajar, sebab masyarakat banyak yang belum tahu. Selain itu, ada beberapa lokasi parkir lain yang menjadikan kendaraan menyebar. 

"Dulu kan TKP ABA jadi jujukan, mobil  itu tumplek blek bisa sampai ribuan," ucapnya. 

Baca Juga: Berlindung di Bunker Hingga Rencana Pulang Mei 2026, Ibunda Praka Farizal Rhomadhon Kenang Kepergian Anaknya

Ia mengapresiasi kinerja pemerintah dalam membantu menyosialisasikan kantong parkir baru tersebut. Selain itu, beberapa keluhan yang dirasakan satu per satu telah teratasi. Misalnya pembongkaran skala kecil untuk memudahkan akses bus masuk di gerbang area parkir. Pemindahan dilakukan menjelang Lebaran. 

"Gardu listrik yang memakan tempat di gerbang masuk itu juga sudah dipindahkan oleh Pemkot Jogja, sekarang akses masuk maupun keluar juga sudah longgar," jelasnya. 

Menurutnya, capaian jumlah kendaraan yang masuk di TKP ABA II menjadi angin segar dan pemantik semangat para warganya pasca relokasi. Ia berharap akan terus ada kendaraan yanng masuk, tidak hanya ketika liburan tetapi setiap harinya.

"Supaya para warga di sini bisa ada pendapatan setiap harinya," ucapnya.

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Abu Bakar Ali #Kota Jogja #Menara Kopi Kotabaru #Taman Parkir #Malioboro