JOGJA- Peserta open house atau silaturahmi bersama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak hanya dari masyarakat biasa. Beberapa diantaranya merupakan warga difabel yang juga sangat antusias untuk ikut.
Mereka didampingi okeh guru dan ornag tuanya. Mereka menaiki jalur khusus yang disediakan untuk difabel dan mengantre menunggu giliran.
Sesampainya di Bangsal Kepatihan, Gubernur DIY Hamengku Buwono X (HB) X beserta istrinya dan Wakil Gunernur DIY KGPAA Paku Alam (PA) X beserta istrinya menyambut mereka dengan hangat. Senyuman dan uluran tangan menyambut kedatangan mereka. Setelah berjabat tangan, sesekali HB X mengelus kepala anak-anak difabel yang merupakan perwakilan dari siswa SLB Negeri 1 Jogjakarta.
Guru SLB Negeri Jogjakarta Sunarti mengatakan ada lima siswa disabilitas yang datang. Mereka mengaku pertama kali datang di acara open house dan bertemu dengan gubernur.
Baca Juga: Indonesia vs Bulgaria, John Herdman Tidak Ingin Berikan Lavovete Berkuasa di Lapangan
"Kita banyak dibantu temen-temen difabel," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, akses untuk para difabel dipemrudah. Panitia yang berjaga juga aktif membantu para difabel yang menggunakan kursi roda.
"Kami diprioritaskan betul, awalnya kami dibelakang terus diminta untuk maju, jadi lebih cepat," bebernya.
Pengunjung difabel mayoritas masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Mereka mengenakan baju seragam merah putih lengkap dengan topi dan dasinya. Mereka sangat antusias bertemu dan bersalaman langsung dengan pimpinan provinsi DIY.
"Ada yang tuna daksa, down sindrome. Total ada lima siswa yang kami ajak," ucapnya.
Baca Juga: Harga BBM Terbaru Minggu Ini: Pertamina, Shell, BP dan Vivo
Ia berharap, acara seperti ini terus berjalan. Tujuannya agar para siswa dapat mengenal pemimpinnya secara langsung. Sebagai edukasi kepada mereka.
"Semoga tahun depan bisa mengajak lebih banyak siswa, karena memang kami dipermudah," katanya.
Salah seorang siswa difabel, Natan dengan wajah yang gembira mengatakan senang bertemu dengan Gubernur dan wakilnya. Walaupun sulit untuk berbicara, ekspresi dan gestur tubuhnya terliaht sangat gembira.
"Ketemu dengan Sri Sultan," ucapnya singkat sambil dibantu dengan pendampingnya. (oso)