Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antrean Syawalan Warga Yogyakarta dengan Gubernur DIY Mengular Ratusan Meter, Diprediksi Capai Lima Ribu Orang

Agung Dwi Prakoso • Senin, 30 Maret 2026 | 12:05 WIB
Gubernur DIY Hamengku Buwono X menerima silaturahmi dari warga Yogyakarta di Kepatihan, (30/3/2026). (Agung Dwi Prakoso/Radar Jogja)
Gubernur DIY Hamengku Buwono X menerima silaturahmi dari warga Yogyakarta di Kepatihan, (30/3/2026). (Agung Dwi Prakoso/Radar Jogja)

JOGJA - Masyarakat yang datang ke acara silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kepatihan Jogja semakin panjang.

Prediksinya ada sekitar lima ribu masyarakat yang datang. 

"Prediksi hari ini yang datang 5 sampai 10 ribu, jam 12.00 sudah close. Pak gubernur ada tamu duta besar dari negara lain," ujar Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (30/3/2026). 

Penyelenggaraan acara silaturahmi ini digabung dengan puncak Hari Jadi DIY ke 271.

Tahun lalu, acara semacam ini tidak diselenggarakan.

Sehingga tahun ini antusiasmenya tinggi. 

Baca Juga: Wisata Sport di Jogja, Beberapa Lapangan Padel di Jogja yang Seru untuk Dicoba

"Tujuan hari ini untuk silaturahmi kepada masyarakat dan mitra kerja juga," bebernya. 

Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X beserta istrinya GKR Hemas dan Wakil Gunernur DIY KGPA Paku Alam X beserta GKBRAA Paku Alam sejak pukul 10.00 berdiri dan menyambut tamu.

Diawali dengan Sekprov DIY dan seluruh OPD lingkungan Pemprov DIY prosesi berjabat tangan dimulai. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DIY Bagas Senoadji mengatakan telah menyiagakan sekitar 50 personel untuk mengamankan acara tersebut.

Ia juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Palang Merah Indonesia (PMI) DIY serta beberapa pihak terkait. 

Baca Juga: Kenapa Banyak Negara Mengalami Penurunan Angka Kelahiran? Ini Penjelasannya

"Masyarakat harus melalui pemeriksaan logam atau metal detector yang dijaga petugas sebelum ke Bangsal Kepatihan," ujarnya. 

Pantauan Radar Jogja, pukul 11.00 gerbang masuk Kepatihan sudah ditutup.

Antrean mengular hingga ratusan meter. 

"Semua tas besar juga wajib dititipkan di Bale Mangu agar tidak menganggu ketika antre," bebernya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sultan #Hamengku Buwono X #sri sultan #Warga Yogyakarta #gubernur diy #syawalan #Sri Sultan HB X #Raja Jogja