Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rela Tak Jualan Demi Ngalap Berkah Sri Sultan, Ratusan Masyarakat Yogyakarta Mengantre Sejak Pagi Ikuti Silaturahmi di Kepatihan

Agung Dwi Prakoso • Senin, 30 Maret 2026 | 09:35 WIB
Ratusan masyarakat mengantre sejak pagi untuk mengikuti acara silaturahmi di Kepatihan, Jogja, Senin (30/3/2026). (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)
Ratusan masyarakat mengantre sejak pagi untuk mengikuti acara silaturahmi di Kepatihan, Jogja, Senin (30/3/2026). (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)

JOGJA - Ratusan masyarakat rela mengantre sejak pagi untuk datang di acara silaturahmi bersama Gubenur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kompleks Kepatihan, Jogja, Senin (30/3). Bahkan, beberapa diantaranya rela tidak berdagang untuk bisa bertemu dan bersalaman dengan pemimpinnya. 

Pantauan Radar Jogja, sekitar pukul 08.00 ratusan masyarakat sudah mengular untuk mengantre masuk ke lokasi acara di Bangsal Kepatihan. Padahal dalam jadwal, acara dimulai pukul 10.00. Namun, antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi. 

Salah satu pengunjung asal Bantul Supartini mengatakan dirinya berangkat bersama rombongan desa nya. Ada tiga bus yang berangkat bersama sejak pukul 07.00. 

"Totalnya ada 60an, terdiri dari tiga desa," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jogja, Senin (30/6/2026). 

Baca Juga: Kolombia 1-3 Prancis, Desire Doue Brace, Kylian Mbappe Hampir Pecahkan Rekor Olivier Giroud

Mereka tahu tentang informasi acara tersebut dari media sosial Facebook. Setelah mendapatkan informasi, mereka lalu membagikannya ke grup WhatssApp kampung dan ternyata banyak warga yang antusias untuk ikut. 

"Aku pengen banget cari berkah dari pak Sri Sultan," bebernya. 

 Ia mengaku baru pertama kali mengikuti open house atau silaturahmi di Kepatihan Jogja. Tujuannya untuk bisa bertemu dengan Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X. Tidak hanya rela datang lebih awal, ia juga rela tidak berjualan agar tidak kehilangan momentum ini. 

"Sampai aku libur ini ga jualan makanan dan roti," ucap perempuan yang setiap harinya berdagang di Pasar Imogiri, Bantul itu. 

Pengunjung lainnya asal Bangunharjo, Bantul, Endah mengatakan datang bersama dengan teman-temannya sejumlah enam orang. Mereka menggunakan motor dari Bantul dan sampai di Kepatihan sekitar pukul 08.00.

Baca Juga: Wawali Wawan Harmawan Ajak Anak Muda Jogja Jadi 'Jembatan Digital' bagi UMKM Lansia

"Harapannya ya bisa ketemu Sultan, kalau orang Jawa itu istilahnya ngalap berkah," jelasnya. 

Dirinya mengaku sering mengikuti acara sejenis yang digelar di tahun-tahun sebelumnya. Selain itu? Ia juga aktif datang ketika Keraton Jogja mengadakan acara upacara adat. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Open House gubernur DIY #Kepatihan Yogyakarta #Ngalap Berkah #Jalan Malioboro #Sultan Hamengku Buwono X #syawalan