JOGJA - Fenomena parkir liar masih menjadi permasalahan di Kota Jogja selama masa libur Lebaran tahun ini. Faktor kepadatan disebut menjadi penyebab. Meskipun, upaya antisipasi sudah dilakukan.
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengakui, fenomena parkir liar memang masih menjadi salah satu tantangan utama. Lantaran fenomena tersebut hampir pasti muncul setiap musim liburan.
Baca Juga: Bawa Obat Mercon, Warga Gowong, Kecamatan Bruno Terancam Penjara Maksimal 15 Tahun
Wawan menyebut, jika melihat kondisi di libur Lebaran kali ini lonjakan wisatawan memang cukup padat. Hal tersebut diduga memaksa sebagian wisatawan untuk menempatkan kendaraannya pada titik-titik tidak resmi atau bukan lokasi yang merupakan kantong parkir.
Menurutnya, Pemkot Jogja sudah melakukan langkah antisipatif parkir liar selama libur Lebaran. Misalnya dengan penyiagaan dan koordinasi dengan kepolisian. Namun masih ada sejumlah laporan terkait parkir liar yang disampaikan masyarakat melalui sosial media.
"Memang kemarin saking padatnya dan terkadang masyarakat parkir juga tidak pada tempatnya. Sehingga terjadi mungkin kemacetan-kemacetan seperti itu,” ujar Wawan saat ditemui di Kantor DPRD Kota Jogja, Rabu (25/3).
Kendati masih ada permasalahan parkir liar, Wawan memastikan secara umum kondisi keamanan di Kota Jogja selama masa libur Lebaran terbilang kondusif. Lantaran belum ada aduan terkait parkir nuthuk.
Politisi berlatar belakang pengusaha itu berjanji akan melakukan evaluasi untuk musim libur panjang ke depannya. Upayanya dengan memperkuat koordinasi antarberbagai pihak dengan melakukan rekayasa lalu lintas agar kemacetan tidak meluas.
Baca Juga: Pelanggaran KTR Mendominasi di Libur Lebaran, Malioboro Masih Belum Bebas Asap Rokok
“Kami upayakan selalu. Jadi tetap kami jaga dengan membuat rekayasa lalu lintas, itu selalu kami lakukan,” katanya.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Jogja AKP Alvian Hidayat menyampaikan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendataan terkait pelanggaran lalu lintas. Termasuk parkir liar yang ditindak oleh pihaknya. “Nanti coba saya rekap kan dulu,” tandasnya. (inu/laz)