Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Arus Kendaraan di Kawasan Tugu Jogja Masih Lancar, Lonjakan Wisatawan Diprediksi Terjadi Pasca-Lebaran

Fahmi Fahriza • Rabu, 18 Maret 2026 | 19:30 WIB

 

LENGANG: Petugas pos pantau pengamanan di kawasan Tugu Pal Putih Jogja Rabu (18/3).
LENGANG: Petugas pos pantau pengamanan di kawasan Tugu Pal Putih Jogja Rabu (18/3).

JOGJA - Arus lalu lintas di kawasan Tugu Jogja terpantau masih lancar menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Dari pantauan Radar Jogja Rabu (18/3) yang merupakan H-2 Lebaran, kepadatan kendaraan di sejumlah titik utama masih terpantau lancar dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Perwira Pengendali Pos Pengamanan (Papospam) Tugu Pal Putih Jogja Ipda Nur Kholis mengatakan, kondisi lalu lintas di sekitar pos pengamanan masih relatif aman dan terkendali. “Antrean dari tiga penjuru, baik dari Jalan Diponegoro, AM Sangaji, maupun Sudirman masih lancar," ujar Nur Kholis Rabu (18/3).

Diakuinya, Pospam Tugu sendiri telah beroperasi sejak 13 Maret dan akan siaga hingga 25 Maret. Sebanyak 15 personel diterjunkan untuk mengatur lalu lintas serta mengantisipasi potensi kepadatan di sejumlah titik rawan.

Nur Kholis menjelaskan, personel secara berkala akan ditempatkan di beberapa simpul strategis. Terutama di jalur utara seperti Jalan AM Sangaji yang memiliki beberapa titik perpotongan. Serta kawasan Pasar Kranggan hingga akses menuju Malioboro.

"Kami tempatkan personel di titik-titik kemacetan, seperti di perpotongan Jalan Poncowinatan, Kranggan, Pakuningratan, hingga depan Pasar Kranggan," jelasnya.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas nantinya juga akan diberlakukan secara situasional jika terjadi lonjakan kendaraan. Namun saat ini, salah satu faktor yang dinilai membantu mengurai kepadatan adalah sistem putaran kendaraan menuju kawasan Malioboro melalui Stadion Kridosono.

"Tapi dengan sistem sekarang yang muter lewat Kridosono, arus ke Malioboro relatif lebih terurai dibanding sebelumnya," katanya.

Meski demikian, kepadatan diperkirakan tetap berpotensi terjadi di sejumlah simpul lain. Seperti kawasan Gramedia Sudirman, Jalan Suroto, dan kawasan Lempuyangan.

Lebih lanjut, Nur Kholis dan tim memprediksi lonjakan aktivitas di dalam kota Jogja justru akan terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri. Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan. "Kalau di dalam kota, bukan arus mudik, tapi arus wisata. Biasanya itu H+ Lebaran, karena pagi hari mereka masih silaturahmi," ungkapnya.

 

 

Salah satu pengunjung asal Bogor Andi Pangestu, mengaku terbantu dengan adanya Pospam Tugu. "Tadi sempat ngobrol sama petugas soal jalur yang macet dan alternatifnya, jadi lebih mudah menentukan rute selama di Jogja," katanya.

Dia juga menilai, kehadiran petugas di lapangan turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Jogja. "Setidaknya kita jadi tidak bingung. Karena bisa tahu mana yang perlu dihindari jalanannya," sebutnya. (iza)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Tugu #kendaraan #arus lalu lintas #Kunjungan Wisatawan #lonjakan #puncak arus mudik lebaran #Malioboro