Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jaga Stabilitas Transaksi Selama Hari Raya Idul Fitri 2026, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 44 Triliun

Iwan Nurwanto • Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

STOK AMAN: Kegiatan penyiapan uang tunai oleh Bank Mandiri.
STOK AMAN: Kegiatan penyiapan uang tunai oleh Bank Mandiri.
 

JOGJA - Masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini diprediksi meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap transaksi keuangan.

Sadar dengan hal tersebut, Bank Mandiri menyiapkan uang tunai hingga Rp 44 triliun dalam skala nasional.

Pimpinan Bank Mandiri Area Yogyakarta Sulistriana mengatakan, penyediaan uang tunai di momen Lebaran tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Lebaran Spesial, Irvan Mofu Barusan Dikaruniai  Putri Pertama, Libur Langsung Bertolak ke Balikpapan

Pada Lebaran tahun lalu uang yang disiapkan Rp 41,9 triliun atau naik lima persen dalam periode year on year di tahun ini.

Dia menyampaikan, bahwa hal tersebut menjadi bagian dari strategi akselerasi untuk menjaga momentum domestik.

Sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di berbagai daerah. Serta upaya untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama ramadan dan Idul Fitri agar tetap optimal.

Baca Juga: Persaingan Grup Timur Championship 2025/2026 Masih Memanas, Frédéric Injaï Anggap Enam Laga ke Depan Sangat Penting

Menurutnya, rata-rata kebutuhan pengisian uang tunai secara nasional bisa mencapai Rp 1 triliun hingga Rp1,4 triliun per hari.

Kemudian meningkat seiring dengan banyaknya aktivitas konsumsi, pembayaran gaji dan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), serta mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan,” ujar Sulistriana dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan di Kota Jogja, Senin (16/3/2026).

Sulistriana, Pimpinan Baru Bank Mandiri Area Yogyakarta
Sulistriana, Pimpinan Baru Bank Mandiri Area Yogyakarta

Baca Juga: PSIM Jogja Punya Momentum, Pemain Asing Donny Warmerdam Bidik Hasil Maksimal di 9 Laga Tersisa

Sulistriana menyampaikan, bahwa pihaknya juga mendukung kelancaran distribusi uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satunya dengan berpartisipasi aktif dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Bank Mandiri mendukung program Bank Indonesia itu melalui layanan penukaran uang rupiah baru dan layak edar dengan mekanisme pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI.

Baca Juga: Daftar Tunggu Tembus 200 Orang, Mudik Gratis Jadi Primadona Warga Purworejo di Perantauan

Serta melalui kas keliling dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah. 

Sulistriana menilai, partisipasi tersebut menjadi bagian dari sinergi yang terintegrasi antara industri perbankan dan otoritas moneter.

Sehingga dapat memastikan proses penukaran berlangsung tertib, aman, dan mendukung stabilitas sistem pembayaran di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Baca Juga: Kapten Tim Reva Adi Utama Tegaskan Standar PSIM Jogja Harus Tetap Dijaga meski Posisi di Klasemen Sementara Relatif Aman

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri pun menyediakan likuiditas sebesar Rp 18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast.

Hal tersebut sebagai antisipasi lonjakan transaksi pada 18 hingga 25 Maret 2026 yang bisa mencapai sekitar Rp2,5 triliun per hari.

“Langkah ini memperkuat kesiapan Bank Mandiri dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran sekaligus mendukung akselerasi yang bertumbuh melalui optimalisasi manajemen likuiditas dan infrastruktur transaksi digital,” katanya.

Baca Juga: Tol Fungsional Resmi Dibuka, Purwomartani-Prambanan Cukup 10 Menit

Selain kesiapan uang tunai dan likuiditas transaksi antar bank, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran.

Bank berkode emiten BMRI ini mengoperasikan 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Sulistriana menambahkan, nasabah juga dapat mengoptimalkan berbagai kebutuhan transaksi perbankan maupun gaya hidup melalui Livin’ by Mandiri. Layanan tersebut sudah memiliki 37,9 juta pengguna terdaftar.

Baca Juga: Aksi Solidaritas untuk Andrie Yunus Digelar di UII Cik Di Tiro Jogja, Aktivis hingga Komika Suarakan Perlawanan terhadap Teror

Melalui layanan digital Livin By Mandiri masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan.

Seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan & e-commerce, top up e-money maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS.

Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.

Baca Juga: Guru ASN Tersangka Pencabulan Siswi SLB di Jogja Tidak Ditahan, Kuasa Hukum Korban Wadul Legislatif

Selain itu,  fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri juga bisa dimanfaatkan nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol.

Karena top up saldo e-money tol bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. 

Sementara bagi masyarakat yang belum memiliki Mandiri e-money bisa mendapatkannya di berbagai jaringan toko ritel seperti Indomaret dan Alfamart.

Lalu juga outlet resmi Bank Mandir di berbagai platform e-commerce, serta vending machine di sejumlah titik layanan transportasi dan stasiun.

“Kami juga memastikan kesiapan jaringan teknologi informasi secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang siaga 24 jam guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada seluruh channel pembayaran elektronik,” tandas Sulistriana. (inu)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#uang tunai #Hari Raya Idul Fitri #Transaksi Keuangan #kebutuhan masyarakat #Libur Panjang Lebaran #bank mandiri