Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hati-hati! Petasan Picu Luka Serius di Jogja, RS PKU Siap Tangani Trauma Berat

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:15 WIB
 
Para pengurus RS PKU Muhammadiyah Jogja saat jumpa pers.
Para pengurus RS PKU Muhammadiyah Jogja saat jumpa pers.
 
JOGJA - Kasus trauma menjadi salah satu poin utama dalam catatan medis Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Jogja selama malam takbiran dan hari raya 2026 ini.
 
Pihak rumah sakit melaporkan adanya tren kasus luka bakar serius yang disebabkan oleh petasan di tahun-tahun sebelumnya. 
 
Direktur Pelayanan RS PKU Muhammadiyah Jogja dr. Safiqulatif Abdillah menjelaskan, kasus luka bakar itu memang sering terjadi saat malam takbiran.
 
Baca Juga: Massa Padati Bundaran UGM, Tuntut Keadilan Andrie Yunus!
 
Itu disebabkan karena petasan, sehingga butuh dioperasi segera. Ada yang sampai patah tulang, bahkan ada yang sampai putus (amputasi). 
 
"Kami maksimalkan apa yang bisa diselamatkan," bebernya, Sabtu (14/3/2026).
 
Selain luka bakar, Safiqulatif juga mengatakan bahwa trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga diprediksi mengalami peningkatan seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jogja.
 
Baca Juga: Fasilitas Kesehatan di Jateng Siap Layani Pemudik, Taj Yasin Minta Pengemudi dalam Kondisi Fit
 
"Di tahun lalu, kami juga ada kasus-kasus gawat darurat, bahkan tahun lalu itu, kami tidak hanya menerima rujukan. Jadi, bukan pasien yang datang, tapi kami membantu rumah-rumah sakit yang lain yang mereka mungkin keterbatasan sumber daya, sehingga butuh tindakan cepat," jelasnya. 
 
Oleh karena itu, lanjut Safiqulatif, pada momentum Lebaran tahun 2026 ini, pihak RS PKU Muhammadiyah Jogja melakukan langkah antisipatif.
 
Itu dilakukan agar menghadapi potensi lonjakan pasien selama momentum Lebaran nanti. 
 
Baca Juga: Jelang Lebaran, Kunjungan Mal di Jogja Mulai Meningkat: Restoran hingga Toko Fesyen Ramai Pembeli
 
Selain menambah kapasitas layanan poliklinik hingga 200 persen, pihak rumah sakit juga memberikan perhatian khusus pada kasus kegawatdaruratan medis.
 
Mulai dari trauma akibat petasan hingga serangan penyakit kronis pasca-puasa.
 
"Jadi, kami sudah siapkan ICU kami dengan kurang lebih 20 ventilator untuk kami siapkan di sana. Jadi, Insya Allah, dari fasilitas maupun sumber daya, kami siap," tegasnya. 
 
Baca Juga: Serangan ke Pulau Kharg Memanaskan Konflik AS Vs- Iran di Selat Hormuz
 
Manajer Pelayanan Medik di RS PKU Muhammadiyah Jogja dr. Muhammad Salsabila Syariq menjelaskan pada momentum lebaran kali ini, pihak rumah sakit juga akan memastikan tetap melayani pasien peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
 
 
Meskipun operasional poli tidak buka secara full seperti hari biasa, pelayanan administrasi BPJS dipastikan tetap berjalan mengikuti sistem yang telah ditetapkan.
 
"Menurut kami, kaitannya dengan BPJS, kami tetap melayani sesuai dengan alurnya. Karena kalau BPJS itu by sistem. Jadi, kami tidak bisa melayani di luar sistem yang sudah ada," tandasnya. (ayu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#petasan #RS PKU #Luka Serius #malam takbiran #lebaran #trauma berat