JOGJA - Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan dinamika alam dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri di wilayah DIY, Korem 072/Pamungkas bersama Lanud Adisutjipto dan Lanal Jogja telah memastikan kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi bencana alam. Sebab wilayah Kota Pelajar ini memiliki karakteristik ancaman bencana yang beragam.
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma mengaku, telah memastikan seluruh satuan jajaran agar meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Mengingat wilayah DIY ini memiliki karakteristik bencana yang beragam.
Baca Juga: Tiket KA Lebaran dari Daop 6 Jogja Sudah Terjual 279 Ribu, Puncak Arus Diprediksi Terjadi H+3
"Akan akan selalu melakukan respons cepat. Karena itu adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana," ujarnya Sabtu (7/3).
Menurut Andhy, dalam pemetaan kerawanan, beberapa titik menjadi perhatian serius. Di antaranya adalah potensi erupsi Gunung Merapi serta ancaman banjir lahar dingin di wilayah Magelang dan Sleman. Selain itu, potensi tanah longsor di Gunungkidul, Temanggung, dan Wonosobo, hingga ancaman gempa bumi di Bantul turut masuk dalam radar pemantauan.
Baca Juga: 15 Guru dari Lima Sekolah di DIY Dapat Bantuan dari Lazismu RS PKU Muhammadiyah
Tak hanya itu, wilayah pesisir seperti Kebumen, Purworejo, dan Kulon Progo juga disiagakan untuk mengantisipasi banjir dan tanggul jebol.
Untuk memperkuat mitigasi, lanjut Andhy, pihak TNI telah menjalin kerja sama erat dengan BMKG guna memantau perkembangan cuaca dan menyebarluaskan informasi melalui media sosial agar sampai ke masyarakat lebih cepat.
Baca Juga: Ringankan Beban Mahasiswa Rantau, UMY Lepas 335 Mahasiswa Pulang Kampung ke Jawa hingga Sumatera
Sementara, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo menambahkan, selain fokus pada bencana alam, sebanyak 850 personel gabungan ini juga dipersiapkan untuk pengamanan Idul Fitri 1447 H.
"Kesiapan ini mencakup pengamanan arus mudik, mengurai titik kemacetan, hingga menekan potensi tindak kriminalitas. Kami akan mendirikan posko pengamanan, melakukan patroli bersama, serta menyiapkan rest area bagi pemudik jarak jauh," jelasnya.
Dengan adanya kesiapsiagaan tersebut, Bambang juga berharap supaya masyarakat Jogja dan sekitarnya dapat merasa lebih aman, baik dari ancaman bencana maupun dalam merayakan hari kemenangan mendatang. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita