Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UGM–Polda DIY Sepakat, Pusat Studi Kepolisian Segera Dibangun

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:46 WIB

 

SEREMONI: UGM dan Polda DIY teken kerja sama bangun Pusat Studi Kepolisian.
SEREMONI: UGM dan Polda DIY teken kerja sama bangun Pusat Studi Kepolisian.

JOGJA - Polda DIY bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan Pusat Studi Kepolisian, Rabu (4/3/2026).

Pusat studi ini disiapkan sebagai wadah riset dan perumusan rekomendasi kebijakan strategis di bidang kepolisian berbasis kajian ilmiah.

Jajaran Polda DIY  diwakili langsung oleh Kapolda Irjen Pol Anggoro Sukartono. Sedangkan UGM juga dihadiri langsung oleh Rektor Prof Ova Emilia. Keduanya menandatangani kerja sama di kompleks UGM.

Baca Juga: Tujuh Komoditas Turun jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Masih Rp 85 Ribu per Kilogram: Ini Dasftar Komoditas yang Turun

"Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan manifestasi konkret dari komitmen institusional untuk memperkuat sinergisitas antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam menjawab dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks,” ujar Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono dalam sambutannya di sela acara.

Pusat studi kepolisian ini diklaim penting diadakan sebagai laboratorium menyesuaikan perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial.

Selain itu, ekspektasi publik terhadap profesionalisme aparatur negara juga menuntut adanya pendekatan kepolisian berbasis riset, data, dan kajian ilmiah yang komprehensif.

Baca Juga: Terparah sejak 2010, Banjir Lahir Merapi Terjang Magelang, Tiga Tewas Belasan Truk Terseret

"Pembangunan pusat studi ini diharapkan dapat tercipta center of excellence yang berfungsi sebagai wadah pengembangan keilmuan, penelitian terapan, serta perumusan rekomendasi kebijakan strategis di bidang kepolisian," bebernya.

Selain itu, wadah tersebut juga berfungsi sebagai ruang dialog konstruktif  antara praktisi dan akademisi.

Agar praktik kepolisian terus selaras dengan prinsip good governance, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait OTT KPK

"Mampu berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, seminar, publikasi ilmiah, serta kajian kebijakan yang relevan dengan kebutuhan organisasi kepolisian," jelasnya.

Rektor UGM Prof Ova Emilia menilai kerja sama ini diharapkan memberikan dampak positif pada bidang ilmu pengetahuan.

Kerja sama itu merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik penegakan hukum.

"UGM berkomitmen mendukung pengembangan pusat studi tersebut melalui kontribusi akademik, riset, serta penguatan jejaring keilmuan lintas disiplin," ujarnya. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#UGM #kerja sama #Pusat Studi Kepolisian #POLDA DIY