JOGJA - Pemkot Jogja menyalurkan bantuan total Rp 14,5 juta dan sejumlah Alquran saat Safari Tarawih di Masjid Baitussalam, Kamis (26/2/2026).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Hasto Wardoyo menegaskan peran strategis masjid di kawasan pusat kota sebagai penguat karakter generasi muda dan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.
Hasto mengatakan, Masjid Baitussalam memiliki posisi strategis karena berada di pusat kota dan dekat kawasan Malioboro, dengan dinamika masyarakat yang sangat beragam.
Dengan demikian, memiliki pengaruh yang sangat besar oleh ekosistem manusia yang datang dari mana-mana.
“Bisa ada yang positif, bisa ada yang negatif. Maka masjid di sini punya peran untuk mempertahankan karakter masyarakat di sekitar agar tetap baik, tidak terpengaruh hal-hal negatif karena berada di ekosistem yang sangat heterogen,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya masjid sebagai pusat pembangunan karakter, khususnya bagi generasi muda.
“Marilah kita jaga adik-adik kita yang muda-muda agar tetap bisa memanfaatkan masjid ini sebagai pusat pembangunan karakter,” katanya.
Selain fungsi keagamaan, Hasto juga berharap masjid dapat berkontribusi dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
“Karena di sini dari sisi sosial ekonomi juga heterogen sekali, harapan saya masjid ke depan bisa ikut memakmurkan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Baitussalam Muslimin Hamid mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi jemaah.
“Seumpama tidak diberi bantuan pun, kehadiran Pak Wali Kota dan yang lainnya ke Masjid Baitussalam ini sudah cukup memberikan support kepada jemaah di lingkungan Masjid Baitussalam,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, bantuan dana akan dimanfaatkan untuk memperbaiki sejumlah sarana yang masih perlu penyempurnaan, seperti tempat wudhu dan area belakang masjid, termasuk peningkatan kebersihan.
Dukungan tersebut diharapkan juga menambah semangat para marbot dan relawan dalam mengelola dan memakmurkan masjid.
“Insya Allah akan memberikan sebagai jalan untuk mengembangkan dan ya paling tidak untuk memperbaiki kondisi masjid yang diperlukan untuk perbaikannya,” katanya. (wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita