Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stok Beras 3,5 Juta Ton! Bulog Kanwil DIY Pastikan Ketersediaan Aman hingga Lebaran, Harga Minyakita Juga di Bawah HET

Iwan Nurwanto • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:50 WIB

 

 

Photo
Photo

 

JOGJA - Bulog Kanwil DIY meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.

Khususnya komoditas beras dan minyak goreng. Lantaran hingga raya Lebaran ketersediaannya dipastikan aman.

Kepala Bulog Kanwil DIY Dedi Aprilyadi mengatakan, pihaknya sudah memantau ketersediaan bahan pangan di sejumlah pasar tradisional.

Baca Juga: Drama di Old Trafford! Selebrasi 'Provokatif' Matheus Cunha ke James Garner Bikin Tegang, Michael Carrick Langsung Pasang Badan

Salah satunya Pasar Prawirotaman pada Selasa (24/2/2026). Dalam pemantauan tersebut harga beras dan minyak goreng cukup stabil.

Beras SPHP dijual pada kisaran harga Rp 60.000 hingga Rp 62.000 per lima kilogram. Sedangkan minyak goreng jenis Minyakita dijual Rp 15.500 per liter. 

Harga tersebut berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Sehingga tergolong aman dan terkendali,” ujar Dedi di sela pemantauan.

Baca Juga: MBG di DIY Jadi Sorotan, Pembagian Menu Kering saat Ramadan Variasi Menu, Kandungan gizi dan Harga Dipertanyakan

Dedi menyampaikan, secara nasional stok cadangan beras pemerintah mencapai 3,5 juta ton. Angka tersebut sangat cukup bahkan hingga melewati hari raya Lebaran.

Kemudian di tingkat regional, selama bulan Ramadan ini Bulog Kanwil DIY juga terus menyerap gabah dari petani lokal.

Hingga tanggal 22 Februari 2026 capaian serapan gabah sudah mencapai 24.111 ton setara beras.

Jumlah tersebut diklaim melampaui target bulanan sebesar 14.876 ton setara beras.

Baca Juga: Lagi-lagi Sampah Slundupan Nyasar di Lahan Warga, Tak ingin Kecolongan Lagi Pemkab Kulon Progo Pasang Banner Pelarangan dan Kaji Pemasangan CCTV

Selain melakukan penyerapan, BULOG Kanwil DIY juga terus memberikan kepastian harga kepada petani melalui pembelian gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Harga tersebut merupakan standar perlindungan bagi petani agar tetap memperoleh keuntungan yang layak saat panen.

“Capaian serapan telah mencapai sekitar 162 persen dari target yang ditetapkan untuk periode tersebut,” beber Dedi.

Baca Juga: Orang Tua Perlu Waspada, Kenali 5 Tanda Gagal Ginjal pada Anak

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronika Ambar Ismuwardani menyampaikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan cukup hingga lebaran.

Namun beberapa komoditas memang terpantau mengalami fluktuasi harga.

Misalnya untuk cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp 75.000 per kilogram, atau lebih tinggi dibandingkan normalnya yang berkisar Rp 50.000 per kilogram .

Baca Juga: Menu MBG Hari Pertama Puasa di SMKN 1 Sewon Disorot, Siswa Keluhkan Rasa Kecut

Kemudian untuk daging ayam ras berada di harga Rp 39.000, naik dari harga normalnya Rp 35.000 per kilogram.

“Namun untuk ketahanan pangan, Kota Jogja berada di rentang waktu satu setengah sampai dua bulan ke depan masih aman,” bebernya. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#ketersediaan bahan pokok #Di bawah HET nasional #MinyaKita #bulog