JOGJA – Pecinta seni Jogja wajib catat, Institut Français Indonesia Yogyakarta (IFI-LIP) dan SAFARI Studio resmi menghadirkan pameran tunggal ROAD TO IGO karya seniman muda Igo Rizqullah (Igo).
Pameran yang dinanti-nantikan ini akan berlangsung mulai 16 Februari hingga 15 Maret 2026 di IFI Yogyakarta, Jalan Sagan No 3, Yogyakarta.
Pameran ini gratis dan terbuka untuk umum setiap hari pukul 09.00-19.00 WIB.
Seniman Igo juga akan menggelar sesi open studio pada 18 dan 20 Februari 2026, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk bertatap muka langsung dan melihat proses kreatifnya.
Asal Mula “Road to IGO”: Dari Pertemuan Tak Disengaja hingga Pameran Perdana IFI Yogyakarta
Semua berawal dari janji sederhana Erwan Hersisusanto (Iwank) dan Igo untuk menggambar bersama di JNM Blok Jogja.
Saat itu, karya Igo menarik perhatian seorang perempuan yang kebetulan lewat.
Tak disangka, ketertarikan itu berujung undangan pameran di galeri IFI-LIP Yogyakarta.
Didukung penuh SAFARI Studio (Anang Saptoto, Erwan Hersisusanto, Hendra Priyadani Blangkon, Prihatmoko “Moki” Catur Wicaksono) serta IFI Yogyakarta, Igo menghadirkan enam karya di atas kertas, delapan lukisan di atas kanvas, dan satu instalasi kolaborasi bersama Soni Irawan.
Konsep Unik yang Tantang Pengunjung
Pameran ini bukan sekadar pameran biasa.
Pengunjung diajak mengikuti garis hitam berliku yang digambar di lantai dan dinding galeri —melambangkan liku-liku pemikiran dan perjalanan hidup.
Garis tersebut kadang berubah menjadi tulisan Jawa atau Inggris yang harus dicari dan diuraikan sendiri oleh pengunjung.
Karya-karya Igo penuh warna cerah budaya pop: tentara, figur lucu sekaligus menyeramkan, hewan yang sedang bermetamorfosis, tumbuhan, hingga detail anatomi tubuh.
Semua elemen “berkerumun” di kanvas, semakin kecil dan halus di ujung-ujungnya, menggambarkan bagaimana kita semua berbaur dalam keramaian kehidupan, anak-anak sejarah dan imajinasi.
Dukungan IFI Yogyakarta untuk Seniman Muda
Direktur IFI Yogyakarta, Margaux Nemmouchi, menyampaikan kegembiraannya.
“IFI Yogyakarta sangat senang menjadikan ROAD TO IGO sebagai pameran perdananya. Dengan menghadirkan seorang seniman muda kepada publik melalui pameran tunggal, kami menegaskan kembali dukungan kami terhadap para seniman yang sedang berkembang," kata Margaux.
"Saya percaya bahwa pameran seperti ini dapat membuka jalan bagi kemitraan antara IGO dan para kreator di kota ini, baik di bidang batik, animasi, maupun gim video," lanjut Margaux.
Pameran ini juga menjadi wujud kolaborasi indah antara IFI, SAFARI Studio, Hotel Porta, dan keluarga IGO yang memberikan kontribusi penuh. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin