Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dishub Kota Jogja Beri Atensi Khusus Empat Titik Lokasi Pasar Ramadan Ini, Diprediksi Bikin Macet!

Iwan Nurwanto • Kamis, 12 Februari 2026 | 19:20 WIB

 

 

Pengguna jalan melintas di kawasan Simpang Empat Kauman, Kota Jogja, Kamis (12/2/2).
Pengguna jalan melintas di kawasan Simpang Empat Kauman, Kota Jogja, Kamis (12/2/2).

JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja memprediksi empat titik ruas jalan menjadi pusat kegiatan pasar Ramadan.

Upaya pengaturan lalu lintas pun disiapkan sebagai antisipasi kemacetan.

Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu empat titik rawan kepadatan lalu lintas itu meliputi Jalan Nitikan, Jalan KH Ahmad Dahlan (Kampung Kauman), Jalan Jogokariyan, dan Kawasan XT Square.

 Baca Juga: Siap-Siap! Hiburan Malam Jogja Wajib Tutup 3 Hari Awal Ramadan, Jam Operasional Diatur: Ini Sanksinya Jika Melanggar

Arif mengaku, empat titik tersebut akan menjadi atensi pihaknya bersama dengan kepolisian.

Sebab diprediksi nantinya terjadi potensi kepadatan lalu lintas. Dampak dari aktivitas perdagangan takjil atau hidangan buka puasa.

“Kami tetap ingin mengedepankan kelancaran lalu lintas, tapi kami juga akan berempati kepada masyarakat luas, jadi mohon maaf apabila melewati titik-titik tersebut kelancaran juga agak terhambat,” ujar Arif saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (12/2/2026).

 Baca Juga: Gerakan Korvei Kebersihan Reguler Segera Digelar Besok, Menyasar Objek Wisata hingga Lingkungan Terdekat

Mantan Camat Gondomanan itu mengaku juga fokus terhadap pengawasan armada logistik bahan pokok.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan suplai selama momentum hari raya Idul Fitri.

Arif menyatakan, upaya yang dilakukan dengan meningkatkan intensitas uji KIR. Supaya kendaraan pengangkut kebutuhan pokok benar-benar laik jalan.

 Baca Juga: PSIM Jogja Diam-Diam Bangun Kekuatan Baru, Tahun Ini Hanya Fokus Bertahan di BRI Super League dengan Nyaman

“Sehingga alat angkut barang itu betul-betul sehat, baik sehat kendaraan dan sehat orangnya,” jelas Arif.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jogja Kadri Renggono mengaku telah bekerja sama dengan Kulon Progo untuk ketersediaan bahan pangan khususnya beras.

Sebab diakui, Kota Jogja tidak bisa memproduksi sendiri.

“Kolaborasi ini diharapkan benar-benar berdampak pada stabilitas harga dan pasokan pangan di Kota Jogja,” katanya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#lokasi #Dishub Kota Jogja #Lalu Lintas #pasar ramadan #Urai Kepadatan #bikin macet