JOGJA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DIY resmi dikukuhkan Sabtu (7/2). Belum sampai sehari menduduki jabatan baru, para DPW PKB DIY langsung ditodong oleh Wakil Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal untuk memulai tahapan pencalegan dini. Strategi itu diambil untuk memastikan kader yang muncul bukanlah sosok politisi lima tahunan yang hanya datang saat butuh suara.
"Kami instruksikan segera pleno untuk pencalegan dini. Biar diuji, siapa kader yang punya modal sosial kuat dan benar-benar melayani rakyat," katanya kepada para wartawan usai pengukuhan.
Bukan tanpa alasan Cucun melontarkan hal tersebut. Mengingat mandat dari Ketua Umum Muhaimin Iskandar sudah bulat. Kader PKB, diinstruksikan untuk memiliki identitas pembeda dengan selalu hadir di tengah rakyat dalam kondisi apa pun.
"PKB harus punya ciri khas baru, bagaimana hadir kader-kader selama ini di tengah-tengah rakyat, menunjukkan semua pengabdian-pengabdiannya," tegasnya.
Tak hanya itu, di tengah gejolak ekonomi global dan krisis kepercayaan terhadap lembaga politik, Cucun meminta kepada para kader untuk menjaga etika. Sebab menurutnya rakyat hari ini sangat sensitif terhadap perilaku para elite politik.
"Satu dua yang menyimpang yang disalahkan seluruh partai. Karena itu pengurus PKB harus menjadi teladan dalam sikap dan etika," tegasnya.
Sementara Ketua DPW PKB DIY Umariddin Masdar mengatakan, usai resmi dilantik, pihaknya akan fokus menata struktur partai, kaderisasi, dan pemenangan Pileg dan Pilpres 2029 mendatang.
Dengan adanya banyak wajah baru dan energi baru, Umaruddin berharap DPW PKB DIY akan semakin kuat, solid, serta enerjik. Sehingga ke depan bisa mencapai target yang diharapkan.
"Kami ingin mempertahankan basis kultur kami dan kami akan mengekspansi dengan fokus pada pemilih perempuan dan anak-anak muda," lontarnya. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita