Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Disperinkop UKM Kota Jogja Sebut Pelaku Usaha Butuh Gaet Investor agar Berkembang di Luar Daerah

Iwan Nurwanto • Senin, 2 Februari 2026 | 08:35 WIB

 

PELUANG: Suasana kegiatan Kick Off Meet The Investor #3 yang diselenggarakan di Telkom AI Center, Terban, Kota Jogja pada Jumat (30/1).
PELUANG: Suasana kegiatan Kick Off Meet The Investor #3 yang diselenggarakan di Telkom AI Center, Terban, Kota Jogja pada Jumat (30/1).

JOGJA - Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperinkop UKM) Kota Jogja mengungkap pelaku usaha kreatif dan UMKM masih memiliki kendala mengembangkan usahanya hingga luar daerah. Kurangnya hubungan dengan investor menjadi salah satu penyebabnya.

Kepala Disperinkop UKM Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan, hubungan antara pelaku usaha dengan investor memiliki dampak besar menciptakan ekosistem usaha yang lebih luas. Namun terbatasnya ruang bertemu antara pelaku usaha dan investor kerap membuat pelaku usaha hanya nyaman di wilayahnya sendiri.

Baca Juga: Lebihi Target, BUMDes Karangsari Raup Untung Rp 111 Juta Tahun Ini Bakal Ikut Suplai MBG dan KDMP

“Karena kapasitas kami memang masih ada keterbatasan untuk bertemu dengan para investor. Sehingga perlu bergabung dengan berbagai aplikasi, supaya potensi terbuka lebar,” Totok di sela Kick Off Meet The Investor (MTI)#3 yang digelar di wilayah Sagan Jumat (30/1).

Totok berkomitmen memperluas jangkauan pasar dan akses modal bagi pelaku usaha lokal melalui integrasi ekosistem digital. Sehingga mulai tahun ini pihaknya akan segera melakukan inventarisasi pelaku usaha yang sudah siap untuk bertemu dengan investor.

Baca Juga: Ekonomi Melambat Jadi Alasan Tunggakan Pajak MBLB Sleman Capai Rp 222 Juta

Menurut dia, upaya tersebut juga untuk memutus rantai dominasi pelaku usaha itu-itu saja di panggung nasional maupun internasional. Lewat pendataan yang tepat, diharapkan muncul wajah baru dari kalangan anak muda yang mampu bersaing.

“Selama memang 4L atau lu lagi lu lagi, sehingga saya konsen dengan ini, MTI akan kami manfaatkan dengan komunitas-komunitas yang kami bina,” terang Totok.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kreatif Jaya (APKJ) DIY Ridha Perwira mengungkapkan, Jogja memiliki potensi besar untuk dilirik investor. Terkhusus pada sektor usaha pariwisata, industri kreatif, dan teknologi. 

Baca Juga: Petugas Kebersihan Keluhkan Masih Banyak Masyarakat yang Buang Sampah Rumah Tangga ke Depo Pasar Bantul

Ridha yakin, jika semakin banyak investor hadir di Jogja maka pelaku usaha akan berkembang pesat. Namun seiring dengan itu pelaku usaha harus memiliki usaha yang sehat dan siap terlebih dahulu.

“Kesiapan bisnis menjadi kunci keberhasilan kerjasama investasi,” bebernya.

Sementara Ketua Meet The Investor #3 Rezky Ananda menambahkan, dalam kegiatan yang digelarnya peserta akan berasal dari berbagai daerah. Nilai investasi yang ditawarkan mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 100 miliar.

“Tahun ketiga ini, kami melibatkan lebih banyak sektor ekonomi. Tidak hanya teknologi,” terang Rezky. (inu)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pelaku usaha #Kota Jogja #Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah #Disperinkop UKM #ekosistem usaha #investor