Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Penularan PMK dari Luar Daerah, Pemkot Jogja Perekat Vaksinasi Ternak: Siapkan 120 Dosis untuk Vaksin Ternak Sapi dan Kambing

Iwan Nurwanto • Jumat, 30 Januari 2026 | 19:15 WIB

 

SAMPEL: Dokter hewan mengambil air liur dari sapi yang terjangkit PMK.
SAMPEL: Dokter hewan mengambil air liur dari sapi yang terjangkit PMK.

 

JOGJA - Pemkot Jogja mewaspadai penularan penyakit mulut dan kuku (PMK). Salah satu upayanya dengan mengalokasikan 120 dosis vaksin kepada hewan-hewan ternak.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, vaksinasi PMK diberikan kepada hewan sapi dan kambing.

Kegiatan vaksinasi dilakukan pada periode tanggal 3 hingga 5 Februari 2026 mendatang.

 Baca Juga: Dekat Pusat Kota Jogja tapi Belum Tersentuh Penataan Mundur Munggah Madhep Kali, Kampung Sayidan Menanti Perhatian Penataan

Dia menjelaskan, vaksinasi PMK dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan dari luar daerah.

Lantaran Kota Jogja sampai saat ini masih nihil kasus penyakit yang dapat menyebabkan luka pada mulut dan kuku hewan ternak itu.

“Vaksinasi untuk mengantisipasi dan mempertahankan Kota Jogja terbebas dari PMK,” ujar Panggarti di Balai Kota Jogja, Jumat (30/1/2026).

 Baca Juga: Persiba Bantul Tak Gentar Hadapi Persika Karanganyar, Lakoni Laga Krusial Delapan Besar Liga Nusantara di Stadion UNS

Menurutnya, PMK disebabkan oleh aphthovirus dan dapat mudah tertular melalui kontak antarhewan ternak.

Penyakit tersebut biasanya diawali dengan luka lesi pada mulut dan kuku hewan. Jika sudah parah, hewan yang terjangkit PMK akan kesulitan berdiri. Lalu dampak terburuknya mengakibatkan kematian hewan.

Mengantisipasi penularan PMK dari luar daerah, DPP Kota Jogja rutin melakukan pengawasan lalu lintas hewan.

Termasuk menerapkan standar ketat dalam setiap aktivitas penyembelihan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan.

“Ada pemeriksaan ante mortem (pengecekan menyeluruh ternak sebelum disembelih)," jelasnya.

Sementara itu Kepala DPP Kota Jogja Sukidi menyampaikan, pendataan rutin terhadap ternak masih terus dilakukan.

Hingga Desember tahun lalu tercatat ada 66 ekor sapi potong, 3 ekor sapi perah, 112 ekor kambing, dan 87 ekor domba. 

“Sampai sekarang tidak ada temuan kasus PMK di Kota Jogja dan diharapkan tidak ada,” tambahnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#vaksin #Penyakit Mulut dan Kuku #vaksinasi ternak #hewan ternak #vaksin PMK