Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polda DIJ Kerap Mengedukasi Anak-Anak dan Pelajar, Tepis Stigma Polisi Figur Menakutkan

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 22 Januari 2026 | 21:48 WIB

 

 

SAHABAT ANAK: Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartoni ikut menyambut rombongan anak-anak dari TK Budi Mulia 1 saat berkunjung ke Mapolda DIJ, Senin (19/1) lalu.
SAHABAT ANAK: Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartoni ikut menyambut rombongan anak-anak dari TK Budi Mulia 1 saat berkunjung ke Mapolda DIJ, Senin (19/1) lalu.

JOGJA - Polda DIY mempunyai perhatian khusus bagi anak-anak sekolah sebagai sasaran edukasi. Berbagai macam agenda baik edukasi lalu lintas hingga pembinaan masyarakat seringkali diikuti oleh pelajar.

Misalnya pasa Senin (19/1) lalu. Markas Polda DIY dikunjungi anak-anak TK Budi Mulia 1. Mereka diperkenalkan tentang tugas kepolisian sejak usia dini. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartoni bahkan ikut menyambut rombongan anak-anak itu.

"Anak-anak tiba di Mapolda DIY antusias untuk berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian serta melihat berbagai kendaraan dinas," ujar Irjen Pol Anggoro Sukartono dalam keterangan tertulis kemarin (22/1).

Kunjungan itu, anak-anak diberi edukasi ringan dan menyenangkan terkait keselamatan berlalu lintas. Mulai dari pengenalan rambu lalu lontas, fungsi helm, tata cara menyeberang hingga tata cara berkendara. Mereka ditemani dan dipandu juga oleh guru pendampingnya.

"Melalui kegiatan edukatif seperti ini, kami ingin memperkenalkan sosok polisi sebagai sahabat masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Sehingga tidak lagi muncul kesan bahwa polisi adalah figur yang menakutkan,” bebernya.

Tujuan kegiatan itu juga membangun kedekatan emosional antara polisi dengan anak-anak. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter anak agar lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Dengan pendekatan yang humanis dan menyenangkan, anak-anak dapat mengenal tugas kepolisian serta tumbuh rasa percaya dan kedekatan dengan Polri,” jelasnya.

Tak hanya itu, pada Senin (19/1) Satuan Lalu Lintas Polresta Jogja melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) juga mengadakan agenda bersama pelajar. Mereka mengadakan kegiatan penyegaran Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di SD Muhammadiyah Sapen Jogja.

Perwakilan Jajaran Unit Kamsel Satlantas Polresta Jogja Aiptu Joko mengatakan acara itu untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa dalam menjalankan peran PKS. Sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan sejak usia dini.

"Dalam kegiatan itu para siswa PKS mendapatkan materi peraturan baris berbaris (PBB) serta pelatihan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Materi disampaikan secara teori dan praktik agar siswa dapat memahami serta mengaplikasikannya secara tepat di lingkungan sekolah.

Selain itu, para anggota PKS juga dilatih berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar sekolah, khususnya saat jam masuk dan pulang.

"Mereka bertugas membantu pengaturan arus lalu lintas di depan sekolah, menolong siswa menyeberang di zebra cross, serta menjaga ketertiban di area gerbang sekolah guna meminimalkan risiko kecelakaan," jelasnya.

Anggota PKS diminta untuk menjauhi perilaku perundungan (bullying), menjaga sikap sopan santun kepada guru dan orang tua, serta membiasakan diri disiplin dalam belajar dan beribadah. PKS dinilai menjadi wadah penting dalam pembinaan karakter pelajar.

"PKS merupakan langkah preventif kepolisian dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan keselamatan,"  ucapnya. (oso/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#TK Budi Mulia 1 #Polresta Jogja #POLDA DIY #Patroli Keamanan Sekolah