JOGJA – Di saat disrupsi media yang terjadi saat ini, Jawa Pos terus menunjukkan eksitensinya. Setelah melewati 2025 yang penuh dinamika, tantangan di 2026 ini harus dijawab dengan inovasi dan kedisiplinan.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Jawa Pos Koran Leak Kustiyo dalam rapat triwulan IV Tahun 2025 Jawa Pos Radar se-Jawa dan Bali di El Hotel Malioboro Rabu (21/1).
“(Tahun) 2025 telah dilewati dengan penuh dinamika dan kerja keras, Jawa Pos bisa menempatkan posisi strategis dibandingkan perusahaan media lainnya,” ungkapnya.
Dia menebarkan optimisme kepada seluruh grup Jawa Pos Radar seluruh grup Jawa Pos Radar menjaga semangat demi mencapai target perusahaan. Leak menekankan, tantangan industri media ke depan tak akan lebih mudah. Karena itu harus perlu kedisiplinan.
Sebab situasi bisnis industri media akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan saat ini disebut sebagai lini usaha media yang paling menderita dan terdisrupsi.
“Maka dari itu effort kita harus jauh lebih besar, agar setidaknya kita satu, bisa mempertahankan eksistensi lini kita masing-masing,” pesan Leak dihadapan Direktur dan General Manager Jawa Pos Radar se-Jawa Bali.
Leak menyatakan, menatap 2026 ini seluruh grup Jawa Pos Radar harus dapat berinovasi. Dia mencontohkan, inovasi yang dilakukan dengan menggandeng sejumlah perusahaan di luar pemerintah untuk menyelenggarakan event.
Dalam Rapat Triwulan IV Tahun 2025 itu sejumlah Jawa Pos Radar juga diberikan penghargaan melalui Jawa Pos Radar grading system.
Dua Terbaik Kategori A diraih Jawa Pos Radar Bromo dan Jawa Pos Radar Madiun. Lalu Kategori AA Terbaik diraih Jawa Pos Radar Solo dan Kategori AAA Terbaik diraih Jawa Pos Radar Jombang.
Penghargaan juga diberikan kepada radarsolo.jawapos.com dengan kategori omzet online terbesar.
Serta radarmadiun.jawapos.com yang merupakan jaringan online jawapos.com dengan page view terbanyak. (inu/pra)
Editor : Heru Pratomo