JOGJA- Uji Geolistrik di runtuhan tanah yang berlokasi di Panggang Gunungkidul akan dilaksanakan Selasa (20/1/2026).
Sementara rumah yang terdampak tidak dihuni terlebih dahulu.
"Ini rencana dengan BPTKG kalau bisa dan memungkinkan uji geolistriknya akan dilaksanakan besok pagi," ujar Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Agustinus Ruruh Haryata saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Dalam satu minggu ini pascakejadian, prosesnya baru tengah persiapan dan identifikasi lokasi.
Persiapan alat disiapkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTKG).
"Rencana Rabu baru dilaksanakan tetapi jika cuaca memungkinkan. Karena kalau hujan hasilnya gak maksimal," katanya.
Ia juga belum bisa memastikan apakah amblesan berpotensi meluas di area sekitar. Sebab jawaban itu bisa didapatkan apabila sudah dilakukan uji geolistrik.
Baca Juga: Dinkop UKM Akui Kurangnya Modal dan Kepercayaan Masyarakat Jadi Kendala Operasional KDMP Sleman
"Sementara masih terbatas rumah tersebut," bebernya.
Ia mengatakan rumah terdampak tanah longsor di Dusun Bolang, RT 03/02, Kalurahan Girikarto, Panggang Gunungkidul sementara ini tidak dihuni.
Sebab, lokasi tersebut masih belum layak untuk dihuni. "Sementara tidak dihuni dulu," ucapnya. (oso)