Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menkes Akan Merekonstruksi 32 Gedung RSUP Dr Sardjito Jogja Menjadi 9 Tower, Target Peresmian 2029

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 8 Januari 2026 | 19:08 WIB

 

Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Hamengku Buwono X melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gedung Central Medical Unit (MCU) RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1).
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Hamengku Buwono X melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gedung Central Medical Unit (MCU) RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1).

JOGJA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Central Medical Unit (MCU) RSUP Dr Sardjito Kamis (8/1). Pembangunan ini merupakan langkah awal transformasi sistem pelayanan kesehatan lanjutan di Indonesia.


"Tadi sudah dibicarakan sama Ngarsa Dalem (HB X, Red) kami butuh bantuannya agar RS Sardjito ini yang kali pertama master plan-nya jadi membangun rumah sakit masa depan dengan arsitek modern, baru dan berorientasi masa depan," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya.


Pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari rencana perubahan tata kontruksi RSUP Dr Sardjito. Saat ini terdapat 32 gedung di rumah sakit itu. Proyeksi ke depan, akan dilakukan penataan ulang menjadi sembilan gedung atau tower.


"Janji saya kepada Ngarsa Dalem, dengan pengurangan jumlah gedung, bukan mengurangi fasilitas tapi malah fasilitasnya naik 2-3 kali lipat. Lahan hijaunya juga lebih bagus lagi," bebernya.
Awalnya, rencana itu ditargetkan selesai tahun 2040. Namun rencana itu akan dipercepat agar bisa selesai di tahun 2029 setelah perbincangannya dengan Gubernur HB X.


"Saya ngomong sama Ngarsa Dalem, (beliau menanggapi) waduh lama amat. Jadi kami coba usahakan di 2029, Bapak Presiden Prabowo sebelum masanya yang pertama ini habis, bisa meresmikan lah," jelasnya.


Ia berharap pembangunan tahap kedua RSUP Dr Sardjito bisa dilanjutkan di tahun depan. Upaya percepatan itu sebagai realisasi penyelesaian yang ditargetkan rampung di tahun 2029.
"Jadi habis bangun ini, tahun depan akan ada lagi pendanaan untuk bangun gedung-gedung barunya," paparnya.


Gubernur HB X mengatakan pembangunan fisik dalam falsafah Jawa tidak hanya sekadar proses fisik yang bersifat instrumental dan prosedural. Setiap tiang yang ditegakkan, dan setiap batu yang disusun mengandung makna batiniah.


Doa yang ditegakkan dengan kesadaran, etos yang dipahatkan dalam kerja, serta warisan nilai yang dihadirkan bagi generasi yang akan datang.


"Prosesi ground breaking Gedung CMU RSUP Dr Sardjito dapat dipahami sebagai ikhtiar bersama untuk menata masa depan pelayanan kesehatan yang unggul, adil, dan bermartabat," ujarnya.
Dirut RSUP Dr Sardjito dr Eniarti menambahkan, Gedung CMU akan dibangun di atas lahan seluas 10.043,77 meter persegi. Gedung itu terdiri atas 13 lantai dan dua basement.


Luas total bangunan mencapai 55.574 meter persegi. "Gedung ini dirancang sebagai pusat layanan medis berteknologi tinggi yang dilengkapi berbagai fasilitas modern," ujarnya.


Fasilitas yang nantinya tersedia di gedung itu, di antaranya, kamar operasi canggih yang mendukung bedah robotik serta kamar operasi hibrida dengan sistem angio-CT. Itu akan didukung peralatan radiologi mutakhir seperti MRI 3 Tesla dan CT spectral photon-counting.


Selain itu, gedung ini dilengkapi laboratorium produksi sel punca (stem cell), cath lab biplane. Kapasitas layanan komprehensif berupa 52 tempat tidur emergensi, 29 kamar operasi, 6 cath-lab, 192 tempat tidur perawatan intensif, dan fasilitas parkir juga akan dihadirkan.


"Gedung ini diharapkan akan menjadi Center of Excellence (CoE) yang menyediakan berbagai layanan medis canggih, seperti layanan emergensi, layanan bedah minimal invasif, transplantasi organ, hingga layanan precision medicine dengan laboratorium sel dan sel punca," tandasnya.


Pembangunan gedung ini akan melibatkan lebih dari 1.500 tenaga medis dan profesional kesehatan yang akan mendukung operasional seluruh layanan yang disediakan. Nilai kontrak gedung mencapai Rp 917,97 miliar. (oso/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Gubernur HB X #Gubernur DIJ Hamengku Buwono X #ground breaking #Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin #RSUP Dr Sardjito #Ngarsa Dalem