Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspada! Gelombang Tinggi di Laut Selatan, BMKG Yogyakarta Deteksi Siklon Tropis Jenna

Iwan Nurwanto • Rabu, 7 Januari 2026 | 19:45 WIB
Enam insiden kecelakaan laut (laka laut) terjadi di Pantai Parangtritis selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Enam insiden kecelakaan laut (laka laut) terjadi di Pantai Parangtritis selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mendeteksi adanya aktivitas Siklon Tropis Jenna.

Pusaran angin di atmosfer itu diprediksi meningkatkan potensi gelombang tinggi di Laut Selatan Jawa.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, Siklon Tropis Jenna terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera.

Fenomena tersebut mengakibatkan pusat tekanan rendah di utara Australia yang membentuk pola konvergensi angin di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY. 

Warjono menyebut, dampak dari pola siklonik itu memungkinkan adanya peningkatan tinggi gelombang laut.

Ketinggian gelombang di pantai selatan Jawa diprediksi dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter untuk beberapa hari ke depan.

 Baca Juga: Pernak Pernik Merah Mulai Mengisi Toko-Toko Mendekati Imlek

Selain itu, Siklon Tropis Jenna juga membuat kondisi cuaca berubah drastis. Contohnya fenomena cuaca panas terik di tengah periode puncak musim penghujan seperti sekarang.

“Sebagian awan hujan tertarik ke Siklon Tropis Jenna. Tapi saat ini sudah mulai menjauh, sehingga kemungkinan kembali lagi pola hujan harian di musim penghujan,” ujar Warjono saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Rabu (7/1/2026).

Di tengah kondisi cuaca yang terus berubah-ubah, dia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Sebab BMKG Yogyakarta juga mendeteksi kondisi yang meningkatkan intensitas hujan. Di antaranya suhu muka laut yang terpantau hangat (29-30 derajat celcius) dalam skala harian maupun mingguan.

Lalu juga profil kelembaban udara di DIY yang mencapai 60 hingga 90 persen. Hal tersebut memungkinkan pertumbuhan awan hujan terjadi signifikan.

“Ada peningkatan suplai uap air ke atmosfer,” jelas Warjono.

Terpisah, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan sementara Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Darmanto mengaku sudah menyiapkan langkah mitigasi seiring prediksi cuaca ekstrem.

Upayanya dengan memperkuat koordinasi antarrelawan melalui posko siaga darurat di Jalan Tegalturi No 12, Giwangan, Umbulharjo.

Meski demikian, kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko maupun dampak bencana. 

“Pemerintah daerah sudah mengambil langkah mitigasi, namun peran serta warga sangat krusial,” tuturnya belum lama ini. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#bmkg yogyakarta #siklon tropis #gelombang tinggi