JOGJA – Volume penumpang kereta api (KA) di Stasiun Wilayah Daop 6 Yogyakarta naik sepuluh persen dibanding tahun sebelumnya selama 15 hari masa angkutan nataru dibandingkan tahun lalu.
Secara akumulasi, sebanyak 931.806 penumpang memadati stasiun, di antara 460.924 penumpang berangkat dan 470.882 penumpang turun.
"Pada volume keberangkatan ada pertumbuhan 10 persen, dan pada volume kedatangan ada pertumbuhan 11 persen," kata Manager Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Feni Novida Saragih saat dikonfirmasi Kamis (1/1/2026).
Dia merinci, pada hari ke 15 angkutan nataru Kamis (1/1/2026) tercatat 53.809 penumpang, terdiri dari 29.640 keberangkaran dan 24.169 pelanggan yang tiba.
Di Stasiun Yogyakarta ada sebanyak 12.652 penumpang berangkat dan 9.456 tiba atau turun.
"Stasiun Lempuyangan memberangkatkan sebanyak 6.703 dan menerima kedatangan sebanyak 5.172 penumpang," ujarnya.
Stasiun di luar Kota Jogja yang masih berada di wilayah Daop 6 Jogjakarta seperti Stasiun Solobalapan memberangkatkan sebanyak 5.316 penumpang dan menerima kedatangan sebanyak 5.021.
Stasiun Klaten memberangkatkan 1.374 dan menerima 1.128 penumpang.
"Stasiun Wates memberangkatkan 625 dan menerima 522 penumpang," jelasnya.
"Tujuan favorit Pasar Senen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang," jelasnya.
Kemudian 5 KA berdasarkan okupansi tertinggi antara lain KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK. (oso/wia)