Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meski Dilarang, Pesta Kembang Api Tetap Menggema di Malam Pergantian Tahun Hanya Saja Tak Semeriah Tahun Lalu

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 1 Januari 2026 | 12:51 WIB
Suasana malam pergantian tahun 2026 di Tugu Jogja.
Suasana malam pergantian tahun 2026 di Tugu Jogja.

RADAR JOGJA - Imbauan pemerintah DIY untuk tidak uforia menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun rupanya tidak diindahkan masyarakat.

Detik-detik malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 tadi malam kembang api tetap menggema di langit Jogja.

Dari pantauan Radar Jogja, di setiap titik-titik kumpul di Yogyakarta tidak lepas dari nyala kembang api.

Mulai dari Tugu Jogja, Malioboro, Titik Nol Kilometer, sekitar Stadion Maguwoharjo, Alun-alun Kidul dan lainnya tetap menggema petasan kembang api.

"Kembang api masih banyak dinyalakan, banyak pengunjung yang datang di keramaian membawa kembang api dan menyalakannya di saat malam pergantian tahun," ungkap Riska Ayu, 19, warga Klaten yang sengaja datang ke Jogja untuk merayakan malam pergantian tahun di Tugu Jogja, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Tahun ini bukan kali pertama perempuan yang akrab disapa Ayu itu merayakan tahun baru dengan menikmati pesta kembang api di Tugu Jogja.

Awal tahun lalu, 2025, juga demikian.

Menurut Ayu, antusias masyarakat yang datang ke Jogja hanya untuk menikmati malam pergantian tahun sangat tinggi.

Ia dan teman-temannya membawa rombongan sendiri.

"Menurut saya, yang datang menikmati malam pergantian tahun di Tugu Jogja nggak kalah dari tahun lalu. Hanya saja tahun ini kurang meriah," tuturnya.

Perbedaan terletak pada pesta kembang api yang dibatasi.

Mengingat larangan pemerintah menyalakan kembang api, sebagai bentuk solidaritas terhadap bencana yang melanda di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Kita sebenarnya turut berduka terhadap korban bencana banjir longsor di sejumlah wilayah namun ya ini kan (tahun baru, Red) ya momentum ya, rasanya sayang juga untuk dilewatkan," bebernya.

Meski turut merayakan tahun baru di Jogja, kali ini dia dan rombongannya tidak membawa kembang api.

"Hanya bawa terompet satu, tadi beli," ungkap dia saat mampir kuliner bakmi jawa di Jogja.

Meski demikian pesta kembang api masih terus menggema di langit Yogyakarta hingga fajar.

Seorang pedang mercon di Maguwoharjo, Sleman, Partono mengaku kelarisan.

Meski ada pelarangan menyalakan kembang api, jualannya masih laku keras.

"Bahkan kembang api besar banyak dicari," tuturnya.

"Ada yang bilang ke saya. Malam tahun baru, nggak ada kembang api nggak ramai," imbuh Partono menirukan salah seorang pembeli. (mel)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kembang api #Yogyakarta #malam pergantian tahun #tahun baru #Pesta Kembang Api #Jogja