JOGJA - Peristiwa kebakaran terjadi di Asrama Putri Ihyaul Ulum MAN 2 Yogyakarta pada Minggu (21/12) sore. Sebanyak lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan lalapan si jago merah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja Taokhid mengatakan, laporan kebakaran masuk sekitar pukul 17.08. Pihaknya lalu mengirimkan sebanyak empat gajah merah dan mendapat bantuan satu unit armada dari pemadam kebakaran UGM.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Jawa Tengah Siap Sambut Nataru
Taokhid mengungkap, proses pemadaman api juga turut dibantu oleh 38 personil yang berasal dari unsur pemadam, relawan pemadam kebakaran, dan aparat kepolisian. Petugas juga mengerahkan tangga untuk menjangkau api karena lokasi kebakaran berada di lantai dua.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di Jalan KH Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Jogja itu. Lantaran pada saat peristiwa sekolah sedang memasuki masa liburan.
Baca Juga: LPDB Koperasi dan MUI Bangun Ekonomi Umat Melalui Penguatan Koperasi Sektor Riil
“Pukul 18.15 sudah terkendali, namun penyebab kebakaran belum diketahui,” ujar Taokhid saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Minggu (21/12).
Sementara itu, salah satu warga Ngampian, Bayu menduga, peristiwa kebakaran di asrama putri MAN 2 Yogyakarta disebabkan oleh korsleting listrik. Lantaran kondisi cuaca saat kebakaran tengah diguyur hujan.
“Kalau karena daun kering atau puntung rokok saya rasa tidak mungkin, karena di tengah kota dan lingkungan putri,” bebernya lewat pesan singkat. (inu)
Editor : Sevtia Eka Novarita