Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pantai hingga Jalur Mudik Dijaga Ketat, Basarnas Yogyakarta Turunkan 91 Personel Amankan Nataru

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 21 Desember 2025 | 03:15 WIB

 

SIAP BERTUGAS: Para anggota Basarnas Yogyakarta saat melakukan apel Operasi Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026, Sabtu (20/12/2025).
SIAP BERTUGAS: Para anggota Basarnas Yogyakarta saat melakukan apel Operasi Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026, Sabtu (20/12/2025).

JOGJA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menurunkan 91 personel dalam Operasi Siaga SAR Khusus Nataru 2025/2026 di sejumlah titik rawan di DIY.

Ini untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat dan tingginya potensi kecelakaan selama libur Nataru

Kepala Kantor SAR Jogjakarta Rio Banupanitis mengatakan, siaga SAR Khusus tahun ini akan berlangsung selama 19 hari.

Terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 mendatang. 

“Fokus utama kami adalah menjawab potensi kedaruratan di titik-titik kumpul masyarakat, mulai dari objek wisata, jalur utama mudik, hingga bandara dan stasiun," katanya, Sabtu (20/12/2025).

Dalam kesiagaan itu, lanjut Rio, seluruh kekuatan personel akan disebar di lima pos komando.

Di antaranya Kantor SAR Sedayu, Pos SAR Gunungkidul, Pos SAR Kulon Progo, Unit Siaga SAR Sleman, dan Unit Siaga SAR Kota Jogja.

Rio menjelaskan, untuk mendukung mobilitas, Basarnas menyiagakan sejumlah kendaraan taktis Rescue Car dan Rescue Car Compartment.

Kendaraan ini dilengkapi dengan peralatan canggih seperti alat ekstrikasi (pemotong bodi kendaraan untuk evakuasi korban terjepit), peralatan medis, hingga alat penyelamatan air (water rescue).

Di wilayah Gunungkidul, patroli akan difokuskan pada deretan pantai favorit mulai dari Pantai Sadeng, Wediombo, hingga Ngobaran.

Sementara di Kulon Progo, tim akan menyisir jalur provinsi Wates-Purworejo, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Waduk Sermo, dan Pantai Glagah.

Sedangkan, untuk wilayah Sleman, personel akan bersiaga di kawasan wisata Kaliurang, Candi Prambanan, hingga area exit tol  Prambanan.

Pun di Kota Jogja, pengawasan diperketat di kawasan Malioboro, Stasiun Tugu, dan Lempuyangan.

Menurutnya, salah satu titik yang menjadi perhatian paling serius adalah Pantai Parangtritis.

Basarnas akan mendirikan Posko Gabungan mulai 24 Desember hingga 31 Desember mendatang.

Keberadaan posko ini, bertujuan untuk mengantisipasi laka laut akibat tingginya ombak dan keberadaan palung yang sering menjebak wisatawan. 

"Tim di Parangtritis akan dilengkapi perahu karet, beach patrol, hingga motor trail. Kami akan terus memberikan imbauan agar wisatawan tidak bermain terlalu ke tengah laut," tuturnya. 

Selain kesiapan personel dan peralatan, Rio menambahkan, Basarnas Jogjakarta juga memberikan lima instruksi khusus kepada seluruh petugas di lapangan.

Instruksi tersebut meliputi pembaruan informasi cuaca secara berkala, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, peningkatan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, menjaga profesionalisme, serta mengutamakan prosedur keselamatan kerja (safety) selama bertugas.

"Dengan kesiapsiagaan ini, diharapkan perayaan Nataru di DIY dapat berjalan aman tanpa kendala kedaruratan yang berarti," tegasnya.(ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Amankan Nataru #basarnas yogyakarta #jalur mudik #dijaga ketat #pantai