Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kemacetan Malioboro, Polda DIY Kembalikan Jalan Jenderal Sudirman Jadi Dua Arah

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 20 Desember 2025 | 03:20 WIB

Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas dilakukan oleh puluhan petugas Dishub Kota di sepanjang jalan Urip Sumoharjo dan jalan Jenderal Sudirman Jogja (6/9/2024).  (Guntur Aga/Radar Jogja)
Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas dilakukan oleh puluhan petugas Dishub Kota di sepanjang jalan Urip Sumoharjo dan jalan Jenderal Sudirman Jogja (6/9/2024). (Guntur Aga/Radar Jogja)


SLEMAN - Polda DIJ akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di antaranya dengan kembali menerapkan jalur dua arah di Jalan Jenderal Sudirman hingga penutupan U Turn di sepanjang Jalan Jogja-Solo.

Khusus untuk daerah Malioboro, ia akan menerapkan rekayasa lalu lintas pasca penutupan Jembatan Kewek yang kekuatan struktur bangunannya saat ini hanya tersisa tidak lebih dari 15 persen.

Perubahan pertama yang sudah dilakukan yakni kendaraan yang berasal dari wilayah Stasiun Tugu saat ini tidak diperbolehkan untuk langsung belok ke kanan masuk ke area Malioboro.

"Kendaraan diputarkan melalui Stadion Kridosono dulu," kata Dirlantas Polda DIJ Kombes Pol. Yuswanto Ardi saat ditemui pascaapel gelar pasukan Operasi Lilin Progo 2025 di halaman Mapolda DIJ, Jumat (19/12).
.
Kemungkinan, kepadatan lalu lintas akan bergeser ke Stadion Kridosono. Antisipasinya, jalur yang menuju ke Kridosono yaitu di Simpang 4 Gramedia akan diberlakukan secara dua arah di Jalan Jenderal Sudirman di depan Rumah Sakit Bethesda.

"Jadi dari Simpang Gramedia nanti akan diizinkan untuk mengarah ke arah timur melewati depan Rumah Sakit Bethesda, kemudian untuk masuk ke kawasan Malioboro dipersilakan untuk melalui Flyover Lempuyangan yang kemudian nanti akan masuk melalui Jalan Mataram," jelasnya.

"Dalam waktu dekat ini akan dilakukan beberapa penutupan mulai dari Janti sampai dengan Taman Wisata Candi Prambanan," paparnya.

Berdasarkan data Nataru tahun sebelumnya, ada sebanyak 1,6 juta pergerakan kendaraan selama masa liburan. Ia memprediksi tahun ini jumlahnya akan meningkat. "Peningkatannya tentunya faktor utama adalah dioperasionalkannya tol TransJawa," ucapnya.

Ia memprediksi puncak arus lalin kendaraan yang masuk ke DIJ jatuh pada 20 dan 21 Desember. Sedangka puncak arus keluar akan terjadi setelah tahun baru. (oso/pra)

Editor : Heru Pratomo
#RS Bethesda #dirlantas #flyover #Janti #Lempuyangan #Dua Arah #U turn #Polda DIJ #Jalan Jenderal Sudirman #Malioboro