JOGJA - UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) memprediksi wisatawan akan meningkat drastis pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) nanti.
Momentum ini pun juga dibarengi dengan potensi meningkatnya timbulan sampah hingga berbagai pelanggaran lain. Upaya telah disiapkan untuk mencegah berbagai potensi tersebut.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Fitria Dyah Anggraeni mengatakan, pelanggaran yang seringkali ditemukan seperti merokok sembarangan, pedagang asongan yang tidak berjualan pada tempatnya hingga sampah yang meningkat.
"Secara tren, memang pada akhir tahun ini kan wisatawan ke Malioboro pasti meningkat, potensi sampah itu juga akan bertambah kemudian pelanggaran-pelanggaran pasti ada,"katanya dikonfirmasi Minggu (7/12/2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui UPT PKCB pun menyiapkan upaya-upaya untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.
"Kami optimalkan tim kebersihan maupun dari Jagamaton untuk melakukan pengetatan dan menambah jadwal patroli," ujarnya.
Pihaknya telah memitigasi titik mana saja yang bisa dibangun pos darurat untuk petugas agar tidak menganggu mobilitas wisatawan.
"Harapan kami di setiap sirip ada, jadi ada sekitar sepuluh sirip baik barat dan timur itu," jelasnya.
Anggi, sapaan akrabnya, juga tengah mempersiapkan pemasangan penambahan informasi dan larangan terkait aturan di Malioboro.
Misalnya, aturan larangan merokok dan larangan pedagang asongan. Pemasangan tersebut akan disesuaikan agar tidak menjadi sampah visual yang menganggu pemandangan di Malioboro.
Dalam momentum Nataru, ada sebanyak 190 personel Jagamaton ditambah 102 petugas kebersihan yang akan dikerahkan di Malioboro.
Dalam sehari, ada tiga shif petugas yang berjaga mulai dari Jalan Mangkubumi hingga Titik Nol Kilometer.
Baca Juga: Prediksi Napoli vs Juventus Serie A Senin 8 Desember Kick Off 02.45 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
"Dalam satu shif ada sekitar 50 personel, satu pos terdiri delapan sampai sepuluh personel Jogomaton," terangnya.
Terpisah, Sekprov DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, akan mendirikan posko di beberapa wilayah di DIY sebagai tempat personel dinas perhubungan dan pihak kepolisian untuk melakukan penjagaan selama Nataru.
"Posko Nataru Dishub DIY 24 Desember sampai tanggal 4 Januari ya," tambahnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita