Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Hanya Kewek, Jembatan Sardjito dan Muja Muju Sisi Utara Juga Butuh Perhatian

Iwan Nurwanto • Senin, 8 Desember 2025 | 03:15 WIB

 

Pekerja melintas di atas Jembatan Kewek, Kota Jogja Selasa (24/11). DPUPKP Kota Jogja berencana membangun ulang Jembatan Kewek karena tingkat kerusakannya sudah parah
Pekerja melintas di atas Jembatan Kewek, Kota Jogja Selasa (24/11). DPUPKP Kota Jogja berencana membangun ulang Jembatan Kewek karena tingkat kerusakannya sudah parah

JOGJA - Pemerintah kota maupun provinsi kini tengah fokus mengajukan perbaikan Jembatan Kewek ke pemerintah pusat.

Namun di balik itu, ternyata masih ada dua jembatan lain di Kota Jogja yang perlu perhatian.


Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPKP Kota Jogja, Hasri Nilam Baswari mengatakan, Jembatan Sardjito di Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis dan Jembatan Muja Muju sisi utara di Kemantren Umbulharjo membutuhkan perbaikan. Keduanya pun menghadapi permasalahan konstruksi yang berbeda.


Untuk jembatan Muja Muju sisi utara misalnya, jembatan tersebut masih masih menggunakan callender hamilton.

Berdasarkan arahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) jembatan yang masih menggunakan konstruksi callender hamilton wajib diganti lantaran biasanya sudah tua dari segi usia.


Sementara untuk jembatan Sardjito, ungkap Nilam, perlu penggantian plat lantai jembatan. Penggantian plat lantai bertujuan supaya konstruksi jembatan tetap optimal. Sehingga kuat menopang beban kendaraan yang melintas.


“Dua-duanya sudah kami usulkan untuk perbaikan, melalui instruksi presiden jalan daerah maupun dana alokasi khusus pemerintah pusat ,” ujar Nilam saat ditemui di Balai Kota Jogja, Jumat (7/12/2025).

Nilam mengakui, pemerintah kota memang tidak memiliki kemampuan anggaran untuk perbaikan dua jembatan itu.

Sebab kebutuhannya untuk perbaikan mencapai bisa Rp 21 miliar. Rinciannya, Rp 16 miliar untuk penggantian konstruksi jembatan Muja Muju dan penggantian plat jembatan Sardjito senilai Rp 5 miliar.

Dia mengaku tidak bisa memastikan kapan kedua jembatan tersebut diperbaiki.

Lantaran untuk tahun 2026 mendatang, pemerintah pusat akan lebih fokus terhadap perbaikan jembatan Kewek yang kebutuhan anggarannya mencapai Rp 19 miliar.

Untuk jembatan Muja Muju sisi utara dan jembatan Sardjito sejatinya belum masuk kategori kritis.

Dalam arti, masih aman bertahan untuk beberapa tahun kedepan jika kondisi penggunaan normal.

“Hanya diperlukan penggantian saja dengan baja yang lebih baru,” jelasnya.

Sementara terkait dengan kondisi jembatan Tegalrejo yang terletak di sisi barat simpang empat Jlagran.

Nilam menyebut kondisinya masih sangat baik meskipun sering bergetar ketika dilintasi kendaraan berat.

Menurut dia, jembatan yang baik memang harus bergetar ketika dilintasi kendaraan.

Sebab kondisi tersebut merupakan tanda bahwa roll atau sistem tumpuan jembatan masih berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Celta Vigo La Liga Senin 8 Desember Kick Off 03.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
“Jembatan memang harus bergetar kalau dilewati kendaraan besar,” ungkap Nilam. (inu)

Editor : Bahana.
#jembatan kewek #muja muju #Pemkot Jogja #Jembatan Kewek Jogja