Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dominasi Tindakan Evakuasi, Damkarmat Kota Jogja Wanti-wanti Ular dan Tawon Vespa Masuk Rumah di Musim Penghujan

Iwan Nurwanto • Selasa, 25 November 2025 | 22:11 WIB
Regu 1 Damkarmart Gunungkidul sedang mengevakuasi sarang tawon vespa.
Regu 1 Damkarmart Gunungkidul sedang mengevakuasi sarang tawon vespa.

JOGJA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja meminta masyarakat waspada terhadap aktivitas hewan liar di kawasan permukiman. Terlebih pada jenis tawon vespa dan ular.

Kepala Damkarmat Kota Jogja Taokhid mengatakan, memasuki musim penghujan seperti sekarang aktivitas kedua jenis hewan liar tersebut cenderung meningkat.

Sebab secara naluri, tawon vespa dan ular akan mencari tempat aman. Lantaran tempat tinggalnya terendam air.

“Saat memasuki musim penghujan, ular dan tawon vespa cenderung membuat sarang baru di rumah-rumah warga,” ujar Taokhid lewat sambungan telepon, Selasa (25/11/2025).

Meskipun belum pernah ada kasus sengatan tawon vespa maupun gigitan ular yang menimbulkan korban jiwa.

Dia tetap meminta masyarakat melakukan antisipasi. Yakni dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah agar tidak menjadi sarang hewan liar.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Jogja (2021-2023) itu mengungkap, sepanjang tahun ini evakuasi ular dan tawon vespa juga cukup mendominasi.

Sebab dari total 771 evakuasi hewan liar sepanjang bulan Januari hingga Oktober, 217 kasus merupakan evakuasi sarang tawon vespa.

Taokhid menyatakan, di tahun ini pihaknya juga pernah mengevakuasi sarang tawon vespa sebesar galon air mineral 19 berukuran 19 liter.

Sementara untuk evakuasi ular berjumlah 123 kasus, untuk ular terbesar yang pernah dievakuasi oleh petugas sepanjang tiga meter jenis ular sanca.

“Segera melapor kepada kami jika menemukan sarang tawon atau ular, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Taokhid.

Terkait dengan potensi hujan tahun ini.

Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Reni Kraningtyas mengungkapkkan, curah hujan untuk tiga bulan kedepan diprediksi masuk kriteria menengah hingga tinggi. 

Misalnya untuk bulan Desember curah hujan dimungkinkan mencapai 151 hingga 400 mm/bulan.

Lalu pada bulan Januari tahun 2026 berkisar 201 – 500 mm/bulan. Serta di bulan Februari dengan rentang 201 – 500 mm/bulan.

“Sehingga masyarakat dan pemerintah perlu segera mengambil langkah mitigasi aktif,” himbau Reni. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Damkarmat Kota Jogja #evakuasi #Ular #tawon vespa