JOGJA - Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menegaskan komitmennya mendukung Kota Jogja sebagai kota kreatif. Salah satu kebijakan yang diambil yakni penurunan baliho bergambar dirinya yang masih tersebar di seluruh Kota Jogja.
"Tadi disepakati bahwa baliho yang ada foto saya dibersihkan saja. Ngapain foto saya, sudah tidak ada gunanya itu,” ujar Hasto saat ditemui di Hotel Harper, Kamis (20/11).
Bupati Kulon Progo periode 2011-2019 itu tegas mengambil keputusan tersebut usai mendapatkan masukan dari sejumlah pelaku usaha kreatif. Dalam kegiatan bertajuk Urun Rembug Kota Kreatif Yogyakarta ke-8.
Hasto mengaku dirinya sudah memerintahkan instansi terkait untuk menurunkan baliho bergambar dirinya paling lambat Minggu (23/11). Meskipun demikian, dia berharap kampanye yang termuat dalam baliho seperti gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) tetap harus digalakkan.
“Kan baliho saya paling cuman ngomong sampah. Sampah sudah diomongkan tiap hari lewat mana-mana, namun Mas Jos-nya harus tetep,” bebernya.
Jika baliho bergambar dirinya sudah diturunkan seluruhnya, maka sesuai kesepakatan dengan pelaku usaha kreatif akan digantikan dengan pengumuman kalender event di Kota Jogja.
Ia menegaskan, kebijakan itu diharapkan mampu mengubah wajah kota menjadi lebih fokus pada promosi potensi ekonomi kreatif dan budaya festival. Ketimbang promosi personal pejabat.
Meski demikian, dia juga mendorong agar komite kota kreatif yang sudah terbentuk untuk segera memastikan calendar of event. Minimal di bulan Desember bisa rampung agar berbagai kegiatan kreatif di Kota Jogja bisa segera dipublikasikan. “Ini dalam rangka penguatan ekosistem ekonomi kreatif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Jogja M. Arief Budiman menyatakan, pihaknya sudah memiliki roadmap pengembangan kota kreatif yang sudah disusun sejak empat tahun lalu.
Dia berharap kajian yang sudah dilakukan bisa menjadi acuan pemerintah. "Kami siap memberikan kontribusi dalam pengembangan ekraf city of festivals,” tegas Arief. (inu/laz)
Editor : Herpri Kartun