Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penghuni Rusunawa Graha Bina Keluhkan Atap Sering Bocor dan Fasilitas Rusak, Begini Tanggapan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo..

Iwan Nurwanto • Sabtu, 8 November 2025 | 02:23 WIB

 

TINJAU : Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meninjau Rusunawa Graha Bina Harapan pada Kamis (6/11/2025).
TINJAU : Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meninjau Rusunawa Graha Bina Harapan pada Kamis (6/11/2025).

JOGJA - Penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Graha Bina Harapan mengeluhkan sejumlah kerusakan fasilitas.

Perbaikan pun tengah diupayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sri Yuntari. Penghuni lantai tiga rusunawa yang beralamat di Jalan Juminahan, Purwokinanti, Pakualaman itu mengeluhkan atap yang sering bocor. Kemudian juga minimnya fasilitas.

“Kadang ada kebocoran, fasilitas rusak, dan anak-anak juga tidak punya tempat bermain,” ujar Sri saat peninjauan wali kota di rusunawa Graha Bina Harapan, Kamis (6/11/2025).

 Baca Juga: Ingin Berwisata ke Yogyakarta? Ini Tempat yang Wajib Masuk Daftar Liburanmu

Wanita 44 tahun itu juga menyebut, ruangan rusunawa tergolong sempit. Sehingga anggota keluarganya harus terpaksa tidur dan makan dalam satu ruangan.

Walaupun demikian, Sri bersyukur tetap bisa tinggal di rusunawa Grha Bina Harapan beberapa tahun ini. Sebab diakuinya, untuk memiliki rumah sendiri juga bukan hal yang mudah.

“Saya bersyukur mendapat tempat tinggal,” katanya.

 Baca Juga: Wujudkan Sleman Dalane Alus, DPUPKP Sleman Punya Tim Khusus untuk Cari dan Tambal Jalan Berlubang

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan, berdasar hasil tinjauan yang dilakukannya ada beberapa masalah yang harus segera diatasi.

Pertama soal atap dan dinding lantai rusunawa yang bocor.

Dia meminta Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja segera melakukan perbaikan. Serta menambahkan kanopi pada atap agar air hujan tidak masuk ke kamar.

 Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Ajak Komunitas Honda CBR250RR “Melesat Lebih Cepat” di Mandalika

Hasto menegaskan, rusunawa harus dikelola dengan baik agar tetap menjadi tempat tinggal yang manusiawi bagi penghuni.

Dia tidak ingin banyak warga Kota Jogja yang tampak hidup tertata namun faktanya tinggal dalam kondisi memprihatinkan.

“Tinggal di rusunawa itu seharusnya membuat hidup lebih tertata, bukan malah menambah beban,” tegasnya.

 Baca Juga: Kasih Orang Tua Sepanjang Masa! Kisah Keluarga di Kulon Progo, Sepasang Lansia Rawat Tiga Puteranya ODGJ

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Rusunawa Kota Jogja Kuswarjanta Adi Nugraha mengklaim, terus melakukan pemeliharaan rutin setiap tahun sesuai dengan prioritas kebutuhan. Termasuk menambah kanopi pada lantai atas di tahun ini.

Kuswarjanta menyebut, Rusunawa Graha Bina Harapan memiliki 68 unit hunian tipe 21. Masing-masing memiliki tarif yang berbeda tergantung lantai kamar. Untuk lantai satu berkisar Rp 100 ribu per bulan.

Sementara lantai dua hingga lima Rp 400 ribu per bulan.

Setiap penghuni menempati unit dengan masa kontrak tiga tahun dan dapat diperpanjang satu kali periode.

Artinya, penghuni bisa menempati rusunawa yang dikelola Pemkot Jogja maksimal enam tahun.

“Perbaikannya bertahap. Fokus kami selama ini pada bagian atap yang paling mendesak,” terangnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Penghuni #hasto wardoyo #Pemkot Jogja #keluhan #atap bocor #fasilitas rusak #rusunawa