JOGJA - Green House dan Rumah Komposer turut diresmikan usai gelaran upacara HUT Ke-78 SMPN 3 Kota Yogyakarta Sabtu (1/11). Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.
Wawan menyebut, keberadaan bank sampah di sekolah menjadi contoh nyata semangat perubahan dari lingkungan pendidikan. “Inilah bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang perlu diperkuat, agar permasalahan sampah dapat ditangani secara optimal,” ungkapnya.
Penangung Jawab Program Mas Jos SMPN 3 Kota Yogyakarta Ajik Susanto menyebut, sampah nantinya akan diolah. Setiap kelas memiliki Joser yang bertugas untuk memilah sampah. Sampah organik akan diolah menjadi kompos lewat pengolahan ember tumpuk.
Sementara sampah anorganik, akan masukkan ke bank sampah untuk dijual kembali. Khusus sampah residu, hanya akan dikumpulkan dan diambil oleh penambil sampah. “Karena belum bisa mengolah sampah residu,” ucapnya.
Dia menyebut, bank sampah sendiri sudah aktif sejak lama. Namun pengelolaan sampah, baru berjalan sejak 22 Oktober lalu. Sekolah ini, lanjutnya, juga sudah memiliki 20 biopori dengan kedalaman 1,5 meter di halaman sekolah.
Menurutnya, hal ini menjadi sanara edukasi dan praktik nyata dalam mengelola sampah secara mandiri. Sebab siswa dapat belajar memilah dan mengolah sampah menjadi produk baru yang bermanfaat bagi lingkungan. (mg/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita