JOGJA - BPBD DIY memastikan program bantuan alokasi peralatan tanggap bencana di kalurahan/kelurahan bisa tetap berjalan tahun depan. Sebanyak 15 kalurahan tanggap bencana (Kaltana) diproyeksikan mendapatkan 13 item peralatan kebencanaan.
“Bantuannya peralatan berupa gergaji, cangkul, angkong, linggis, senso, tenda darurat dan sebagainya,” jelas Kepala Pelakasana BPBD DIY Noviar Rahmad saat dihubungi melalui sambungan telepon Rabu (29/10).
Menurutnya, program ini telah dilakukan sejak 2012. Targetnya, sebanyak 358 Kaltana di seluruh DIY bisa mendapatkan bantuan secara merata.
Sebagai antisipasi tanah longsor di sekitar aliran sungai, BPBD juga memberikan bantuan berupa bronjong di beberapa daerah di DIY. “2025 ada 500, ditambah dari BBWSO 3.500 bronjong yang sudah didistribusikan semua,” ucapnya.
Baca Juga: DPR RI bertemu Aplikator Ojek Online, Jogjakita Sampaikan Penerapan Efisiensi
Menurutnya, pemangkasan dana transfer daerah tidak begitu berdampak signifikan terhadap anggaran penanggulangan bencana di DIY tahun depan. “Khusus BPBD apabila terjadi bencana, ada dana BTT (belanja tidak terduga),” bebernya.
Namun, dana BTT hanya bisa dicairkan saat BPBD menaikkan status kedaruratan bencana. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita