Dimulai kategori pleton tingkat SD. Juara pertama diraih SDN Ungaran, disusul Madrasaha Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jogja (juara II), dan SD Muhammadiyah Jogokariyan (juara III).
Pleton tingkat SMP putra berturut-turut juaranya MTs Mualimin B (juara I), MTs Mualimin A (juara II), dan SMPN 8 Jogja B (juara III). Kategori pleton SMP putri diraih SMPN 5 Jogja A (juara I), SMPN 9 (juara II), dan SMPN 8 Jogja B (juara III).
Juara pleton SMA putra terpilih sebagai juara I SMKN 3 Jogja A, disusul juara II MA Mualimin dan juara III SMAN 2 Jogja. Sedangkan pleton SMA putri juara I diduduki SMAN 8 Jogja, juara II SMKN 2 Jogja dan juara III SMKN 3 Jogja A.
Pleton yang menjadi juara itu merupakan bagian dari 113 pleton yang menjadi peserta LBB 2025. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja Budi Santosa Asrori mengapresiasi dengan tingginya antusiasme para pelajar ikut LBB.
Itu terlihat dengan banyaknya jumlah peserta. “Ini menunjukkan LBB dipenuhi banyak peminat. Siswa dari berbagai tingkatan,” ujar Budi, Senin (27/10/2025).
Dikatakan, LBB merupakan program rutin yang cukup bergengsi di mata pelajar. Ajang menampilkan kemampuan baris-berbaris mewakili sekolah mereka. Dalam pelaksanaan lomba, setiap pleton dinilai dari kebenaran teknik gerakan.
Ditambah kekompakan barisan. Dasar penilaian merujuk Peraturan Panglima TNI Nomor 57 dan 58 Tahun 2018 tentang Peraturan Baris Berbaris tanpa Senjata.
Tahun ini pelaksanaan LBB dipusatkan di lapangan parkir sisi barat Stadion Mandala Krida. Acara berlangsung selama tiga hari. Dimulai Jumat (24/10/2025) hingga Minggu (26/10/2025).
Adapun 113 pleton peserta LBB terdiri atas 47 pleton jenjang SMA/SMK. Terbagi dalam 19 kelompok putra dan 28 kelompok putri. Lalu 45 pleton SMP dengan 20 kelompok putra dan 25 kelompok putri, serta 21 pleton SD.
LBB 2025 dibuka Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan. Dalam pengarahannya, Wawan menilai LBB merupakan wadah positif bagi pelajar.
Dari kegiatan itu para siswa dapat belajar tentang kedisiplinan. “Sportivitas dan rasa kebersamaan,” katanya.
Editor : Herpri Kartun