Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Darini, Kawal Keamanan Makan Bergizi Gratis Pascakeracunan Massal

Iwan Nurwanto • Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:07 WIB
TERUS MENGAWAL: Komisi D DPRD Jogja kawal ketat program MBG usai kasus keracunan massal. Fokus pada higienitas dapur, distribusi cepat, dan menu bergizi.
TERUS MENGAWAL: Komisi D DPRD Jogja kawal ketat program MBG usai kasus keracunan massal. Fokus pada higienitas dapur, distribusi cepat, dan menu bergizi.

JOGJA - Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Darini memastikan keseriusannya untuk menyukseskan program pemerintah pusat. Salah satunya makan bergizi gratis (MBG).

Darini menyatakan, jajaran legislatif di bawah kepemimpinannya akan terus mengawal pelaksanaan program MBG. Apalagi, pascainsiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima manfaat program tersebut.

Menurutnya, legislatif harus hadir untuk memastikan program nasional itu berjalan sukses dan tepat sasaran. Serta membantu memberikan jaminan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada peserta didik.

Darini menyatakan, meski tidak memiliki kewenangan khusus, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Fokus utama pengawasan pada higienitas, proses memasak, dan manajemen waktu distribusi.

“Program MBG adalah program yang sangat baik, tetapi implementasinya harus betul-betul diawasi,” ujar Darini kepada Radar Jogja, Minggu (19/10).

Berdasarkan hasil pengawasan legislatif, Komisi D cukup menyoroti manajamen distribusi SPPG atau dapur penyedia MBG. Terlebih pada jeda waktu yang terlalu panjang antara proses memasak dan waktu penyajian makanan kepada siswa.

Oleh karena itu, Darini menyarankan beberapa rekomendasi agar kasus keracunan tidak kembali terulang. Yakni meminta Pemkot Jogja melalui dinas terkait untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja dan standar operasional prosedur (SOP) seluruh SPPG.

Kemudian juga mendukung adanya kajian untuk memecah SPPG besar menjadi unit-unit kecil dengan kapasitas masak yang lebih logis. Sehingga waktu penyajian lebih cepat dan risiko makanan basi dapat dihindari. Itu juga sejalan dengan usulan Gubernur DIY Hamengku Buwono X.

Selain itu, Darini juga mendorong pelibatan aktif pihak sekolah dan komite sekolah dalam pengawasan harian menu dan kualitas makanan. Serta meminta agar menu yang disajikan senantiasa mengedepankan aspek gizi yang seimbang, higienis. Kemudian sebisa mungkin menggunakan produk lokal untuk mendorong ekonomi daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program MBG ini hingga benar-benar sukses dan bermanfaat bagi peningkatan gizi anak-anak di Kota Jogja, tanpa ada lagi insiden yang merugikan kesehatan siswa. Sebab kesehatan masyarakat adalah prioritas utama," tutur politisi PDI Perjuangan ini. (inu/wia)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#program nasional #Komisi D #dprd kota jogja #standar operasional prosedur #Mbg #legislatif #Makan Bergizi Gratis #Pemkot Jogja #komite sekolah #SPPG