Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

OJK Perkuat Literasi Keuangan di SMAN 3 Jogja, Upaya Edukasi Siswa agar Tidak Terjebak Pay Later

Iwan Nurwanto • Selasa, 21 Oktober 2025 | 03:16 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan program OJK Mengajar di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) Senin (20/10)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan program OJK Mengajar di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) Senin (20/10)

JOGJA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan program OJK Mengajar di SMAN 3 Jogja (Padmanaba) Senin (20/10). Kegiatan tersebut untuk memperkuat edukasi literasi keuangan kepada generasi muda khususnya pelajar yang lebih rentan terpapar bahaya dunia digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, paparan bahaya dunia digital seperti over-sharing data pribadi dan berbagai jenis scam atau penipuan.

 Baca Juga: Kalahkan SMAN 2 Yogyakarta, SMAN 1 Bantul Pastikan Diri Lolos ke Babak Play-off

“Usia remaja dan generasi muda khususnya milenial dan Gen Z, sering menjadi korban karena mereka terbiasa menggunakan produk-produk digital,” ujar wanita yang akrab disapa Kiki itu di sela kegiatan.

Selain bahaya digital, Kiki menyebut, generasi muda juga rawan bahaya lain seperti penggunaan pay later. Meski merupakan produk keuangan legal, perilaku konsumtif bisa membuat mereka terlilit hutang berlebihan.

Oleh karena itu, melalui program ini diharapkan dapat memberi edukasi generasi muda untuk lebih bijak menggunakan produk keuangan. Sehingga bisa meminimalisasi risiko dan dampak negatif di sektor keuangan.

Kiki pun mengingatkan, agar anak-anak muda mulai sadar untuk berinvestasi. Sebab investasi dapat menjadi tambahan penghasilan utama. Sekaligus cara menyiapkan masa depan yang lebih baik.

“Kami berkomitmen terus memberikan literasi, edukasi, dan pendampingan kepada generasi muda agar mereka menjadi subjek yang berliterasi dan terlindungi,” tegasnya.

Sementara itu, Plh Kepala Sekolah SMAN 3 Jogja Soemaryoto menilai, OJK Mengajar menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi para siswa. Sebab anak-anak didiknya dapat memiliki pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang lebih bijak.

“Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak kami untuk memahami tentang literasi keuangan,” kata Soemaryoto singkat. (inu/wia)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pay Later #edukasi #SMAN 3 Jogja #OJK mengajar #Penipuan #otoritas jasa keuangan (ojk) #literasi keuangan #Scam #padmanaba