Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Hari 50 Peserta Ikuti YYC Pondok Pemuda Ambarbinangun, Soroti Isu Krusial, Perubahan Iklim dan Sampah

Kusno S Utomo • Minggu, 19 Oktober 2025 | 03:00 WIB

PRIBADI PELOPOR: Sebanyak 50 orang peserta YYC 2025 mengikuti outbond di halaman Pondok Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Sabtu (18/10).
PRIBADI PELOPOR: Sebanyak 50 orang peserta YYC 2025 mengikuti outbond di halaman Pondok Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Sabtu (18/10).

JOGJA – Sebanyak 50 orang peserta dari berbagai organisasi kepemudaan di Kota Jogja mengikuti kegiatan Yogyakarta Youth Camp (YYC). Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini peserta didominasi para pemuda Kota Jogja. Khususnya yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IPMD) Indonesia.

“Baik pelajar SMA, SMK dan mahasiswa," ujar Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Mugi Suyatno saat membuka acara di kantor Disdikpora Kota Jogja pada Jumat (17/10).

Baca Juga: Meski Menang Lawan Casello di Laga Perdana Honda DBL with Kopi Good Day 2025 DI Yogyakarta, Tim Putra Padmanaba Tetap Membumi

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul. Acaranya berlangsung tiga hari hingga Minggu (19/10) hari ini. Mereka berada dalam satu kamp untuk saling berinteraksi. Meningkatkan kapasitas, dan mengakrabkan diri.

Kegiatan YYC 2025 mengusung tema besar "Rumaket, Bersatu Bersama untuk Kota Yogyakarta Lebih Baik". Tema ini menjadi landasan semangat kolaborasi dan kebersamaan. 

Baca Juga: Sekda Jateng Ajak PWI Turut Ciptakan Kondusivitas Wilayah

"Dari sinilah diharapkan akan lahir formulasi-formulasi rekomendasi terkait pengembangan kepemudaan di Kota Jogja," ucap Mugi.

Acara dirancang mengadopsi konsep semi eco-camping. Konsep ini sengaja dipilih untuk menyoroti dua isu krusial. Perubahan iklim dan soal sampah. Mugi menceritakan, antusiasme ingin ikut acara lumayan tinggi. Terbukti, kuota 50 peserta semua terpenuhi.

“Ada 25 orang yang masuk daftar tunggu,” ujar pria yang lama bertugas di Bagian Protokol Setda Kota Jogja ini. Selama acara peserta mendapatkan materi tentang kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan. Selain itu, juga digelar kegiatan yang saling mengakrabkan satu sama lain.

Baca Juga: Kalahkan SMAN 2 Bantul di Laga Perdana, Tim Putri Olifant Jogja Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum Honda DBL with Kopi Good Day 2025 DI Yogyakarta

“Dari mengakrabkan diri terbentuk formulasi-formulasi rekomendasi yang mereka berikan. Terutama berkaitan dengan pengembangan kepemudaan di Kota Jogja,” bebernya. YYC yang diinisiasi disdikpora ini menjadi rangkaian Bulan Pemuda.

Acara diawali dengan kompetisi dance pelajar di Taman Budaya Embung Giwangan pada Sabtu (4/10) dan Minggu (5/10) lalu. Selanjutnya ada Ekspo Karya Pemuda yang diikuti oleh 37 organisasi kepemudaan. Kegiatan itu  sebagai pemanasan menuju puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Selasa (28/10) mendatang.

Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Girona La Liga Sabtu 18 Oktober Kick Off 21.15, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

“Dengan sudah mengikuti YCC harapannya, peserta bisa menjadi pribadi-pribadi pelopor bagi kebermanfaatan di lingkungannya," tandas Mugi.

Hari pertama, peserta  dibekali berbagai materi mendalam yang dirancan mendorong lahirnya ide-ide solutif yang inovatif. Sesi kegiatan dibagi menjadi empat rapat komisi utama. Fokusnya membahas isu-isu strategis kepemudaan.

Meliputi bidang kepeloporan pemuda, bidang kepemudaan, bidang kewirausahaan pemuda serta  bidang sarana dan prasarana kepemudaan. Mugi menekankan pentingnya pembekalan sebagai kunci membentuk karakter pemuda pelopor.

Baca Juga: Kalahkan SMAN 2 Bantul di Laga Perdana, Tim Putri Olifant Jogja Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum Honda DBL with Kopi Good Day 2025 DI Yogyakarta

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti outbond. Acara dipandu Tri Hartanto sebagai narasumber. “Selama mengikuti kegiatan, pasti ada  kejenuhan. Kami mencoba membangkitkan kembali semangat mereka. Kegiatan outbond ini sangat penting,” kata Tri di sela acara yang berlangsung di halaman Pondok Pemuda Ambarbinangun, Sabtu (18/10).

Salah seorang peserta Muhammad Hanif mengaku terkesan dan senang ikut acara. Dia merasa bisa meningkatkan kapasitas. Menambah wawasan dan memperluas relasi. Senada dikemukakan Hana Sholihatun.

Dari acara itu, dia mendapatkan banyak pengetahuan soal kepemimpinan. Plus seputar kewirausahaan. Hana maupun Muhammad Hanif berharap ke depan Pemkot Jogja makin memperbanyak kegiatan yang melibatkan kalangan muda. (inu/kus)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Disdikpora Kota Jogja #Kota Jogja #Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah #pemuda #Yogyakarta Youth Camp #organisasi kepemudaan #Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)