Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Design Week 2025 Angkat Tema “The Tale of Leather”, Dorong Desainer dan UMKM Kulit Tumbuh Lewat Inovasi

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 00:32 WIB
Pembukaan Jogja Design Week 2025 di Pusat Desain Industri Nasional Yogyakarta, Jumat (17/10/2025).
Pembukaan Jogja Design Week 2025 di Pusat Desain Industri Nasional Yogyakarta, Jumat (17/10/2025).

JOGJA – Jogja Design Week (JDW) 2025 resmi dibuka di Ruang Audio Visual, Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Yogyakarta, Jumat (17/10/2025). Mengusung tema “The Tale of Leather”, ajang ini menjadi wadah kolaborasi desainer, pelaku UMKM, dan lembaga pendidikan kejuruan untuk mengembangkan potensi desain produk kulit.

Gelaran JDW 2025 berlangsung di PDIN Yogyakarta, Jalan C Simanjuntak No 19, sejak 16 hingga 20 Oktober 2025. Rangkaian kegiatan meliputi talkshow, workshop, business hub, serta pameran desain dan produk kerajinan kulit.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari PDIN Yogyakarta, Disperindag DIY, Kadin DIY, serta Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PerinkopUKM) Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas PerinkopUKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo menjelaskan, JDW 2025 juga melibatkan SMK dan sekolah kejuruan se-DIY.

“PDIN sudah berdiri selama tiga tahun. Acara ini menjadi upaya aktivasi ruangan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM,” ujar Tri.

Tri berharap JDW 2025 dapat menciptakan sinergi antarpeserta dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis desain.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Yuna Pancawati menyebut tema kulit diangkat karena sarat makna dan relevan dengan dunia industri kreatif.

“Kulit itu kuat, lentur, dan bisa diciptakan menjadi barang yang berguna. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat pelaku kreatif di Yogyakarta,” kata Yuna.

Yuna juga berharap JDW 2025 mampu menegaskan posisi Yogyakarta sebagai pusat desain nasional yang memadukan tradisi dan inovasi modern.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan desain yang berorientasi masa depan.

“Desain produk kulit harus terus dikembangkan. Jangan berhenti pada desain yang sama sejak 20 tahun lalu,” tegasnya.

Ia juga mendorong PDIN menjadi ruang kolaborasi antara desainer, seniman, dan pemerintah.

“Pola pikir pelaku industri kreatif harus global. Saya yakin, dalam dua tahun ke depan Jogja bisa jadi referensi nasional dalam desain,” tambahnya.

JDW 2025 diikuti sejumlah peserta pameran, di antaranya Oriniki, Wahyu Leather, ISI Yogyakarta, Surya Production, Viena Leather, KIAS Leather, Landis, Smyva Leather, ASN Leather, VR Putra Collection, Fasya Collection, Base Artisan, dan Viki Leather. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Industri Kreatif #Jogja Design Week 2025 #PDIN Jogja #The Tale of Leather #Pusat Desain Industri Nasional #JDW 2025 #Jogja Design Week