Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Naik 35 Persen, 4 Juta Penumpang KA Tercatat Naik-Turun Stasiun Lempuyangan

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Prami beraktivitas di dalam gerbong kereta api saat transit di Stasiun Lempuyangan, Kota Jogja Selasa (14/10). Jutaan masyarakat terdata mengakses layanan kereta api di Stasiun Lempuyangan
Prami beraktivitas di dalam gerbong kereta api saat transit di Stasiun Lempuyangan, Kota Jogja Selasa (14/10). Jutaan masyarakat terdata mengakses layanan kereta api di Stasiun Lempuyangan

JOGJA- Jutaan masyarakat terdata mengakses layanan kereta api (KA) di Stasiun Lempuyangan pada Januari-September 2025. Jenis KA jarak jauh paling banyak diminati dibandingkan KRL Commuterline. "Stasiun Besar Lempuyangan menjadi simpul utama mobilitas komuter dan antarkota di Yogyakarta," ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/10).

 Baca Juga: Kisah Praka Amin Nurohman, Prajurit TNI yang Gugur di Tangan OPM, Rencana Nikah pun Berakhir di Medan Pertempuran

Total penumpang, baik naik maupun turun selama Januari-September sebanyak 4.179.663 orang. Dari data tersebut, Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) mendominasi dengan 2.246.456 penumpang, disusul KRL Commuterline sebanyak 1.933.207 penumpang.

"Kedua layanan menunjukkan tren kenaikan yang konsisten sejak awal tahun 2025," bebernya.

 Baca Juga: Menengok Program Makan Siang di TK PAUD Aisyiyah Albha Wates yang Telah Berjalan sejak 2006, Ambil Langsung dari Dapur Sekolah

Selanjutnya dilihat dari data bulanan, volume penumpang tertinggi KA JJ pada Juli 2025 dengan total 300.691 penumpang. Terdiri dari penumpang naik 153.951 dan turun 146.740.

"Lonjakan ini terjadi pada periode libur sekolah dan arus balik Idulfitri, di mana perjalanan antarkota meningkat signifikan," jelasnya.

Jumlah penumpang KA JJ per bulannya relatif stabil pada kisaran 236 ribu perbulan. Perjalanan jarak jauh banyak dari Jakarta, Bandung maupun Surabaya, baik dari maupun menuju Yogyakarta.

 Baca Juga: Ada Jeber Juwes hingga Jathilan Lancur, FKY di Sleman Akan Tampilkan Berbagai Kesenian yang Hampir Punah

Kemudian data penumpang KRL Commuterline tertinggi di bulan Mei 2025 dengan total 243.438 penumpang. Terdiri dari penumpang naik 135.165 dan turun 108.273. Peningkatan biasa terjadi menjelang atau pasca libur panjang lebaran. Setiap bulannya, rata-rata penumpang KRL di Stasiun Lempuyangan sebantak 170 ribu.

“KRL Commuterline menjadi pilihan bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk mobilitas harian, mendukung konektivitas perkotaan,” paparnya.

 Baca Juga: Hari Jadi ke-74 Kulon Progo, Bumi Binangun Masih Memiliki Segudang Pekerjaan Rumah, Mulai Infrastruktur hingga Stunting

Selain sebagai pusat perpindahan moda transportasi, lanjutnya, Stasiun Lempuyangan juga menjadi bagian penting ekosistem mobilitas perkotaan yang terintegrasi. Lokasinya strategis, terhubung dengan angkutan umum dan kawasan wisata, menjadikan stasiun ini simpul efektif bagi penumpang antarkota maupun komuter harian.

 

"Kami optimistis volume penumpang di Stasiun Lempuyangan akan terus tumbuh hingga akhir tahun," jelasnya.

Dibandingkan tahun lalu, volume penumpang di Stasiun Lempuyangan mengalami kenaikan yang signifikan. Pada periode yang sama, tahun 2024 data penumpang berjumlah 3.090.508. 

"Kenaikannya sebesar 35% di periode yang sama," ucapnya. (oso)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#moda transportasi #stasiun lempuyangan #KAI Daop 6 Yogyakarta #Yogyakarta #krl commuterline #Kereta Api #masyarakat #kereta api jarak jauh