RADAR JOGJA - Tidak banyak yang menyadari bahwa di tengah hiruk pikuk Kota Yogyakarta, terdapat satu jalan unik yang membentang di atas aliran sungai.
Warga setempat mengenalnya dengan nama Kali Mambu, satu-satunya jalan di atas sungai yang ada di Jogja dan juga berfungsi sebagai jalan pintas penting di kawasan Batikan.
Sebelum jalan ini dibangun, akses warga hanya melalui Jalan Batikan Lama di sisi timur.
Kini, keberadaan jalan Kali Mambu membuat mobilitas warga menjadi lebih mudah dan cepat.
Berdasarkan pengukuran dari Google Maps, panjang jalan ini mencapai sekitar 1,5 kilometer, menjadikannya jalan di atas sungai terpanjang di Yogyakarta.
Nama Kali Mambu sendiri memiliki sejarah menarik.
Dahulu, sungai yang berada di bawah jalan ini disebut Kali Manunggal, namun kemudian berubah sebutan menjadi Kali Mambu yang berarti “sungai bau” dalam bahasa Jawa.
Julukan itu muncul karena dulu kawasan ini dipenuhi pabrik batik yang membuang limbahnya ke sungai, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.
Dari situ pula muncul nama Kampung Batikan, yang menandai wilayah ini sebagai sentra industri batik di masa lampau.
Kini, sungainya sudah jauh lebih bersih dan lingkungannya lebih tertata, namun nama Kali Mambu tetap melekat sebagai bagian dari identitas dan sejarah kawasan tersebut
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh