Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seribu Galon untuk Tampung Limbah Sisa Makanan, Begini Rencana Pengolahan Sampah di Kelurahan Cokrodiningratan

Iwan Nurwanto • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:05 WIB

 

GALON: Jajaran pegawai Sekretariat DPRD Kota Jogja saat menyerahkan ribuan galon kepada kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Jumat (10/10/2025)
GALON: Jajaran pegawai Sekretariat DPRD Kota Jogja saat menyerahkan ribuan galon kepada kelurahan Cokrodiningratan, Jetis, Jumat (10/10/2025)

JOGJA - Pendampingan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Jogja terus digencarkan.

Salah satunya oleh Sekretariat DPRD Kota Jogja di Kelurahan Cokrodiningratan, Jetis.

Sekretaris DPRD Kota Jogja Antonius Bambang Agung Adrijanto mengatakan, pendampingan Mas Jos di tingkat kelurahan oleh OPD sudah menjadi arahan kepala daerah. Setiap satu OPD mendapatkan kewajiban satu kelurahan.

Bambang mengaku, bentuk pendampingan oleh instansinya dilakukan dengan penyerahan seribu galon.

Galon tersebut nantinya berfungsi sebagai penampungan limbah sisa makanan di masyarakat. Kemudian dimanfaatkan untuk pakan ternak oleh offtaker.

“Keberadaan ribuan galon ini harapannya bisa diteruskan ke masing-masing warga, sebagai salah satu sarana pengolahan sampah organik,” ujar Bambang di Kelurahan Cokrodiningratan, Jumat (10/9/2025).

Selain lewat pemberian galon, bentuk pendampingan oleh Sekretariat DPRD Kota Jogja juga dilakukan dengan sosialisasi Mas Jos.

Kemudian juga diberikan sumbangan uang dari hasil pengumpulan sukarela pegawai kepada Bank Sampah Mitra Dayaku.

Bambang berharap, lewat dukungan tersebut dapat membuat bank sampah semakin konsisten.

Sehingga upaya pengolahan sampah di Kelurahan Cokrodiningratan bisa optimal dan membantu mewujudkan Kota Jogja lebih bersih.

“Segala kebutuhan masyarakat dalam menggerakkan Mas JOS, kami upayakan selalu dukung,” katanya.

Sementara itu, Lurah Cokrodiningratan Jetis Andityo Bagus Baskoro mengaku, cukup optimistis program Mas Jos bisa berjalan optimal di wilayahnya.

Sebab pihaknya juga sudah membangun biopori jumbo yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun penggerobak.

Selain itu, kantor Kelurahan Cokrodiningratan juga menjadi titik jemput armada untuk sampah organik.

Sehingga diharapkan truk-truk dari dinas lingkungan hidup (DLH) bisa lebih mudah untuk mengirim sampah organik yang sudah dikumpulkan warga kepada offtaker.

“Harapan kami sampah yang dibawa ke depo adalah benar-benar residu saja,” kata Andityo. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Limbah Sisa Makanan #seribu galon #Mas JOS #sampah organik #Kelurahan Cokrodiningratan #pengelolaan sampah