Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan Parkiran Ketandan Sentuh 72 Persen, Bakal Tampung 622 Kendaraan, Ditarget Beroperasi Januari

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 7 Oktober 2025 | 03:55 WIB

 

 

Proyek pembangunan lahan parkir Ketandan, Jogja, Kamis (17/7). Pembangunan parkir tersebut menggunakan bekas kontruksi TKP Abu Bakar Ali dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.
Proyek pembangunan lahan parkir Ketandan, Jogja, Kamis (17/7). Pembangunan parkir tersebut menggunakan bekas kontruksi TKP Abu Bakar Ali dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

JOGJA - Pembangunan infrastruktur tahap pertama fasilitas parkir milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY di Ketandan hampir mencapai 100 persen. "Progres sekitar 72 persen, ini dalam tahap penyelesaian struktur baja," ujar Kepala Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Agnes Dhiany Indria Sari saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (6/10).

Parkiran tersebut, rencananya akan dibuat tiga lantai. Pada lantai satu digunakan untuk parkir mobil, lantai dua mobil dan motor, serta lantai tiga untuk motor. Kemudian nanti akan dikoneksikan dengan Pasar Beringharjo.

"Targetnya Desember selesai, beroperasi Januari 2026," bebernya.

Total kendaraan yang bisa ditampung mencapai 622 kendaraan. “535 motor dan 87 mobil," sambungnya.

Pembangunan Parkiran Ketandan dilakukan untuk memindahkan bangunan Tempat Khusus Prakir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) yang telah dibongkar sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah penataan kota.

Bekas TKP ABA, lanjutnya, akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang mendukung pelestarian kawasan sumbu filosofi. "Bongkaran ABA sudah selesai, material sudah dipindahkan semua. Sekarang bongkar paving dengan proses lelang oleh BPKA (Badan Pengelola Keuangan dan Aset)," paparnya.

Sejak proses pembongkaran, TKP ABA diberi seng sebagai pagar untuk mengelilingi lokasi pengerjaan. Rencananya tidak akan dilepas apabila RTH belum siap di lokasi tersebut.

"Dipagari sampai pembangunan selanjutnya menjadi RTH yang akan dikerjakan oleh DLHK DIY," jelasnya. (oso/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Dinas Perhubungan (Dishub) #infrastruktur #DIY #ketandan #pembangunan #parkir ketandan #Parkir #ruang terbuka hijau (RTH)