Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringati HUT Ke-269 Kota Jogja, 300 Penjor Dipasang Berderet dari Tugu hingga Panggung Krapyak

Iwan Nurwanto • Senin, 6 Oktober 2025 | 04:45 WIB

 

Suasana salah satu sudut kawasan Tugu Jogja yang dihiasi penjor, Minggu (5/10). Ratusan penjor telah terpasang mulai kawasan Tugu Jogja hingga ke Malioboro dan Panggung Krapyak
Suasana salah satu sudut kawasan Tugu Jogja yang dihiasi penjor, Minggu (5/10). Ratusan penjor telah terpasang mulai kawasan Tugu Jogja hingga ke Malioboro dan Panggung Krapyak

JOGJA  - Peringatan HUT Ke-269 Kota Jogja dikemas dengan unik. Salah satunya lewat pemasangan ratusan penjor di sepanjang sumbu filosofi.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja Cesaria Eka Yulianti Sri Hastuti mengatakan, total ada 300 penjor yang terpasang. Mulai dari Tugu Jogja hingga Panggung Krapyak.

"Fungsi penjor ini untuk menyempurnakan gapura kota dan penanda hari jadi,” ujar Cesaria saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (2/10) lalu.

Dia menjelaskan, ratusan penjor itu akan terpasang dari tanggal 4 hingga 8 Oktober. Tujuannya untuk memeriahkan hari jadi di tengah tidak adanya kegiatan yang bersifat perayaan.

Selain di sepanjang sumbu filosofi yang masuk wilayah Kota Jogja, pemasangan penjor juga dilakukan pada pintu masuk usaha wisata seperti hotel dan restoran. Namun untuk ukurannya memang lebih kecil. “Untuk penjor kecil pemasangannya pada tanggal 6 sampai 8 Oktober,” beber Cesaria.

Selain penjor, para pelaku usaha wisata yang bersinggungan langsung dengan wisatawan dan berada di sumbu filosofi juga diimbau mengenakan pakaian khas Jogja. Misalnya pegawai front office hotel, resto, maupun toko oleh-oleh.

Cesaria menegaskan, imbauan untuk memakai pakaian khas Jogja itu sudah dituangkan dalam keputusan wali kota. Melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4/3400 Tahun 2025 tentang Dukungan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-269 Kota Jogja. “Imbauan untuk baju khas Jogja berlaku khusus di tanggal 7 Oktober 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyampaikan, di HUT Kota Jogja kawasan Malioboro juga akan diujicobakan full pedestrian. Pemberlakuannya selama 24 jam, pukul 00.01 hingga 24.00.

Menurutnya, uji coba itu juga untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang muncul ketika diberlakukan pedestrian penuh ke depannya. Sekaligus sebagai salah satu tahap mewujudkan Malioboro yang bebas polusi dan pendukung kawasan sumbu filosofi.

 

"Ada juga kebaruan terkait titik-titik atraksi yang tidak hanya untuk pelaku seni, tapi juga pengamen di Jalan Margo Utomo dan Malioboro," terang Yetti. (inu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kota Jogja #peringatan hut #penjor #Panggung Krapyak #HUT kota Jogja #Dinas Pariwisata (Dispar) #Sumbu Filosofi #tugu jogja #Wisatawan #pelaku usaha wisata