Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

HUT Kota Jogja: 10.000 Orang Setor Sampah di Bank Sampah, Pemkot Jogja Pecahkan Rekor Dunia

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 20:11 WIB
Kepala Muri Semarang Ari Andriani saat memberikan sertifikat Rekor Muri kepada Walikota Jogja Hasto Wardoyo. 
Kepala Muri Semarang Ari Andriani saat memberikan sertifikat Rekor Muri kepada Walikota Jogja Hasto Wardoyo. 

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya penanganan masalah sampah.

Melalui program unggulan Mas Jos (Masyarakat Kota Olah Sampah), Pemkot Jogja sukses memecahkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori setor bank sampah secara serentak oleh peserta terbanyak.

Aksi kolosal tersebut melibatkan hingga 10.000 orang nasabah bank sampah yang secara bersamaan melakukan penyetoran sampah anorganik di seluruh Bank Sampah unit yang tersebar di Kota Jogja.

Puncak acara pemecahan rekor itu dipusatkan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Sabtu (4/10/2025) pagi.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menjelaskan program setor bank sampah secara serentak ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan hari ulang tahun (HUT) Kota Jogja yang ke-269.

Sehingga harapannya semua anggota bank sampah yang ada di Kota Jogja ini bisa memilah sampah dari rumah masing-masing.

"Ini dapatnya mungkin tidak berat, tapi mempertahankannya berat," ujarnya.

Bukan tanpa alasan Hasto menggelar program tersebut.

Sebab menurutnya bank sampah ini merupakan instrumen untuk mengoleksi sampah anorganik.

Sehingga rekonstruksi sosial masyarakat yang biasanya memiliki budaya membuang sampah ke sungai atau membuang sampah ke mana-mana.

Itu bisa dikerucutkan menjadi nilai ekonomis dengan didorong ke bank sampah.

"Itulah sebetulnya ini hanya untuk menandai bahwa proses rekonstruksi sosial itu terjadi dan itu yang harus terus kami kerjakan," tuturnya.

Setelah berhasil mendapatkan rekor Muri tersebut, Hasto menegaskan kepada seluruh masyarakat Kota Jogja untuk terus bekerja keras menjaga kebersihan sampah di Kota Jogja.

"Jadi nanti kita habis ini kita kerja keras. Jadi kalau tempat lain kan mungkin dapat rekor Muri itu seperti klimaksnya. Wah, sudah dapat rekor Muri terus habis itu tidur. Lah kalau saya ini kan malu," cetusnya.

Sementara Kepala Muri Semarang Ari Andriani mengaku sangat mengapresiasi kegiatan setor bank sampah secara serentak tersebut.

Sebab menurutnya kegiatan itu merupakan langkah kecil yang dapat menginspirasi menjadi hal yang sangat besar.

"Pemkot Jogja pada kesempatan ini membuktikannya dalam rangkaian acara HUT Kota Jogja 269 diisi dengan catatan prestasi. Dari cara sederhana mengolah sampah dari rumah diolah bersama-sama," katanya.

Tak hanya itu, Ari juga berharap kegiatan setor bank sampah secara serentak itu bisa berdampak untuk Kota Jogja dan juga bisa menginspirasi kota-kota lainnya agar bisa mengolah sampah dengan baik.

"Setelah kami lihat tadi bank sampahnya tidak hanya 200 titik, tapi malah menjadi 397 titik. Rekor ini tidak hanya dicatatkan sebagai rekor nasional tapi rekor dunia," tegasnya. (ayu)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Masyarakat Kota Olah Sampah #bank sampah #Mas JOS #MURI #program unggulan #Pemkot Jogja #rekor dunia #Sampah #HUT kota Jogja #museum rekor dunia indonesia #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo